All posts by admin

02 Mar 2023

Cara Membuat Kuis Dengan Aplikasi iSpring

ispring-for-elearning-course-development
Setelah kita mengetahui bagaimana cara menginstall Aplikasi Ispring, selanjutnya kita akan belajar bagaimana menerapkan Aplikasi Ispring dalam proses pembelajaran. Salah satu fungsi aplikasi iSpring adalah membuat kuis pelatihan soal bagi para siswa atau audiens. Tutorial berikut ini dilakukan dengan asumsi bahwa komputer atau laptop kita telah terinstall aplikasi iSping versi gratis maupun versi premiumnya. Cara membuat kuis dengan aplikasi iSpring :
  1. Buka aplikasi iSpring di komputer atau laptop anda
  2. Pada tab menu sebelah kiri, pilih Quizzes
  3. ispring-quiz-1
  4. Selanjutnya klik atau pilih Graded Quiz, dan akan muncul tampilan iSpring Suite
  5. ispring-quiz-2
  6. Kita bisa mengganti kalimat “Welcome to the Untitled Quiz” sesuai keinginan kita berdasarkan tema kuis yang akan kita buat.
  7. Tampilan awal quiz bisa juga ditambahkan gambar dengan cara meng-klik icon Insert Image pada pojok kanan atas
  8. Klik Properties, pada tab Main, atur passing score atau nilai KKM dan durasi waktu latihan pada time limit
  9. ispring-quiz-3
  10. Pada tab Navigation, atur “Submit one question at a time” untuk konfirmasi hasil jawaban tiap soal, atau “Submit all at once” untuk konfirmasi hasil jawaban setelah semua soal dikerjakan, selanjutnya tekan OK.
  11. ispring-quiz-4
  12. Masuk ke tahap pembuatan soal kuis:
  13. Klik Graded Question pada pojok kiri atas, pilih jenis atau tipe pertanyaan yang diinginkan
  14. ispring-quiz-5
  15. Misalnya jenis soal pilihan ganda, maka pilih multiple choice
  16. ispring-quiz-6
  17. Ketikkan pertanyaan pada kolom Multiple Choice Question, dan opsi jawaban pada kolom Premise, atur jawaban benar dengan mengklik pada kolom Correct
  18. Tekan enter untuk menambah opsi jawaban jika dirasa perlu
  19. Lakukan langkah yang sama untuk soal berikutnya, pilih jenis soal sesuai keinginan
  20. Jika soal dan jawaban berupa rumus matematika, klik tombol Equation atau simbol alpa yang berada sebelah kanan kolom pertanyaan dan jawaban
  21. Untuk melihat quiz yang sudah dibuat, dapat mengklik preview > preview quiz yang berada pada pojok kanan atas, hasilnya seperti tampilan berikut ini
  22. Terakhir adalah menerbitkan Quiz
  23. Agar quiz bisa digunakan, maka harus diformat dalam bentuk flash, yaitu klik Publish > Web > Desktop (Flash) > Publish
  24. Quiz dapat juga ditampilkan dalam dokumen dengan format *.doc dengan cara Publish > Word > Isikan Quiz title dan lokasi file, lalu tekan Publish.
  25. Buka file video.swf pada folder hasil dari publish tadi.
  26. Untuk menjalankan quiz tersebut, putar dengan menggunakan aplikasi video player yang mendukung filetype flash seperti Gom maupun khusus flash player.
Demikian langkah-langkah membuat Kuis dengan memanfaatkan aplikasi iSpring Suite. Apabila anda memiliki pertanyaan seputar aplikasi iSpring, silahkan hubungi kami di menu Contact atau dapat menghubungi langsung di nomor telepon yang tertera di bagian footer website ini.
11 Feb 2023

Cara Memasukkan File Flash Ke PowerPoint 2016

powerpoint-2016
Penggunaan file flash dalam presentasi PowerPoint 2016 dapat menambahkan elemen visual yang menarik dan interaktif. Namun, untuk berhasil memasukkan file flash ke dalam PowerPoint, beberapa langkah teknis perlu diikuti. Artikel ini akan menjelaskan dengan rinci dua metode yang dapat Anda gunakan untuk memasukkan file flash ke dalam presentasi PowerPoint 2016. Pertama, kami akan membahas cara menggunakan aplikasi iSpring untuk penggunaan yang lebih mudah, dan kemudian, kami akan menjelaskan cara yang lebih kompleks untuk memasukkan file flash tanpa aplikasi tambahan. Untuk memasukkan file flash ke PowerPoint 2016, caranya tidak jauh berbeda dengan memasukkan file flash ke PowerPoint 2010 Sebelum kita memulai, pastikan terlebih dahulu di komputer atau laptop anda telah terinstall Adobe Flash Player dan Control ActiveX sudah terdaftar di sistem regedit. Karena tanpa keduanya, file flash yang anda masukkan tidak akan terbaca di PowerPoint nantinya. Ada 2 cara dalam memasukkan file flash ke dalam Presentasi PowerPoint 2016, yaitu Cara Mudah Dengan Memanfaatkan Aplikasi Ispring dan Dengan Cara Yang Lebih komplek.
  1. Menggunakan Aplikasi iSpring
  2. Download Aplikasi iSpring Converter Pro 8
  3. Install Aplikasi iSpring yang telah di download
  4. Buka Aplikasi Presentasi Powerpoint 2016
  5. Pada tab Menu PowerPoint, Pilih Menu Flash Movie dan pilih jenis file .swf untuk dimasukkan ke Presentasi
cara-memasukkan-file-flash-ke-ppt-2016 Selesai Apabila anda ingin memanfaatkan fitur-fitur tambahan dalam aplikasi iSpring Converter Pro 8, anda bisa menggunakan versi premiumnya. Fitur dan tools menarik yang terdapat pada versi premium antara lain, anda dapat memasukkan file flash, embed video Youtube atau Web Object lainnya.
  1. Cara lain memasukkan file flash ke Presentasi PowerPoint
Menambahkan tab Developer Secara default, tab Developer tidak tersedia dalam PowerPoint berbagai versi. Tapi apabila anda sudah menambahkan tab Developer, anda bisa melewati langkah ini.
  1. Klik kanan pada bagian area kosong, lalu pilih menu Customize Ribbon
2. Dalam kotak Open Dialog, berikan tanda centang pada bagian Developer kemudian klik Memasukkan Shockwave Flash Object
  1. Buka aplikasi Presentasi PowerPoint dan buat slide baru
  2. Pilih menu Developer dibagian Tab Menu utama, lalu pilih Section Control dan klik pada ikon More Control
3. Anda akan melihat tampilan kotak dari More Control, silahkan scroll down dengan mouse, kemudian pilih Shockwave Flash Object dan klik OK 4. Tambahkan sebuah object kotak dalam slide sebagai lokasi penempatan file Flash anda. 5. Klik kanan pada kotak yang sudah anda buat lalu pilih Property Sheet 6. Selanjutkan atur propertinya seperti gambar di bawah Selesai

Kesimpulan

Dengan memasukkan file flash ke dalam PowerPoint 2016, Anda dapat meningkatkan interaktivitas dan elemen visual dalam presentasi Anda. Kedua metode yang telah dijelaskan di artikel ini, baik menggunakan aplikasi iSpring atau melalui langkah-langkah manual dengan tab Developer, memberi Anda fleksibilitas dalam memilih cara yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan bahwa Anda telah menginstal Adobe Flash Player dan mengatur Control ActiveX untuk memastikan file flash Anda dapat berfungsi dengan baik dalam PowerPoint. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat membuat presentasi yang lebih menarik dan informatif.
04 Feb 2023

Cara Memasukkan Flash ke PowerPoint 2010

ispring-post
Dalam dunia presentasi modern, penggunaan elemen multimedia seperti video flash dapat meningkatkan daya tarik dan interaktivitas presentasi PowerPoint. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci cara memasukkan video flash ke dalam presentasi PowerPoint 2010 menggunakan add-in iSpring Converter Pro. Sebelum kita mulai, pastikan bahwa komputer Anda telah diinstal dengan Adobe Flash Player dan Control ActiveX sudah terdaftar di Regedit. Langkah-langkah berikut akan membantu Anda memanfaatkan add-in iSpring Converter Pro untuk menciptakan presentasi yang lebih dinamis. Ada 2 cara memasukkan video Flash ke dalam presentasi PowerPoint :
  1. Menggunakan add-in iSpring Converter Pro
  2. Menggunakan fitur bawaan PowerPoint 2010.
Dalam artikel ini akan membahas bagaimana caranya menambahkan video Flash ke dalam Presentasi PowerPoint 2010 dengan menggunakan add-in iSpring Converter Pro. Sebelum mulai menambahkan film Flash, Anda harus memastikan bahwa komputer Anda telah diinstall  Adobe Flash Player dan ActiveX Control terdaftar di Regedit. Hal tersebut sangat dianjur supaya file Flash bisa diputar di PowerPoint nantinya. Untuk menggunakan add-in iSpring, anda tinggal mengunduhnya di sini, atau bisa diunduh langsung melalu PowerPoint dengan memilih tombol Flash yang terdapat di menu Toolbar. Pasti komputer anda terkoneksi dengan jaringan internet, maka secara otomatis iSpring akan diunduh setelah anda menekan tombol Flash. toolbar-powerpoint Berikut cara memasukkan File Flash ke dalam PowerPoint 2010
  1. Buka aplikasi PowerPoint 2010 dan buat presentasi baru
  2. Pilih menu File, kemudian pilih menu Option
memasukkan-file-flash-ke-ppt2010 3.  Pada bagian menu Option, klik sub menu Quick Access Toolbar, Double Click pada menu Developer Tab (menu DropDown) developer-tab-ppt2010 Baca Juga : CARA MENGAKTIFKAN APLIKASI ISPRING DI POWERPOINT 2013 4. Selanjutnya double click pada bagian “More Control” dan klik “OK” menu-more 5. Setelah itu icon “More Icon” akan muncul pada menu utama di bagian Toolbar Menu icon-menu 6. Pada saat menekan tombol “More Icon” silahkan anda memilih “Shockwave Flash Object” dari daftar yang tampil kemudian pilih OK. 7. Klik kanan pada bagian objek yang ditampilkan, kemudian pilih menu “Properties” 8. Klik pada bagian properti “Movie” dan anda bisa mengambil file video yang terletak di komputer atau dari website. 9. Anda dapat mengatur pemutaran video secara berulang-ulang atau otomatis 10. Simpan presentasi anda

Kesimpulan

Dengan menggunakan add-in iSpring Converter Pro, Anda dapat dengan mudah memasukkan video flash ke dalam presentasi PowerPoint 2010, meningkatkan interaktivitas dan nilai tambah pada presentasi Anda. Pastikan komputer Anda telah memenuhi persyaratan teknis yang disebutkan di artikel ini untuk memastikan video flash dapat berfungsi dengan baik dalam presentasi Anda. Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan dapat menciptakan presentasi yang lebih menarik dan efektif, membantu Anda menyampaikan pesan Anda dengan lebih baik kepada audiens Anda.
31 Jan 2023

Tips Membuat Video Pelatihan

tips-membuat-video-pelatihan
Dalam era digital dan pembelajaran jarak jauh menggunakan aplikasi eLearning, kemampuan untuk membuat koneksi yang kuat dengan audiens dan menyampaikan materi dengan efektif melalui video menjadi semakin penting. Artikel ini akan membahas langkah-langkah kunci dalam membuat pelatihan video yang efektif. Pertama, menciptakan koneksi dengan audiens melalui video “talking head” atau penampilan pribadi yang dapat membantu audiens membangun hubungan dengan instruktur. Selain itu, bahasa yang digunakan harus sesuai dengan karakter audiens untuk memastikan pemahaman yang baik. Penampilan juga harus diperhatikan untuk membangun reputasi instruktur. Selain itu, memberikan materi tambahan secara berkala dapat membantu peserta didik lebih terlibat dengan materi yang disampaikan.
  1. Connecting

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah terhubung dengan audiens. Cara terbaik  dengan menggunakan video “talking head”, atau video anda yang sedang mengajar. Ketika pelajar mampu menyaksikan anda mengirimkan konten secara pribadi, mereka akan lebih mudah membangun koneksi dengan anda sebagai instruktur. Pemakaian bahasa harus disesuaikan dengan karakter audiens. Oleh karena itu anda harus mempelajari siapa audiens anda guna menentukan gaya bahasa seperti apa yang harus digunakan dalam memberikan instruksi agar lebih mudah dipahami. Tampil dalam video, penampilan adalah faktor terpenting untuk membangun reputasi anda di depan para audiens. Berpenampilan formal atau non formal tetap harus menyesuaikan karakter audiens. Hindari kesalahan dalam mengenakan kostum di depan audiens. Cara lain untuk membangun koneksi peserta didik adalah dengan memberikan materi tambahan secara berkala selama kursus berlangsung. Berikan kuis, latihan, dan pertanyaan pemikiran. Dengan begitu, peserta didik dapat terlibat lebih jauh dengan materi yang anda sampaikan.
  1. Preparing

Pelatihan melalui video memerlukan persiapan yang berbeda daripada pelatihan secara langsung. Pertama, anda harus memutuskan menggunakan teks atau tanpa teks dalam menyampaikan materi. Apabila anda menggunakan teks, anda harus membacanya dengan keras dan jelas. Dan kalau tidak menggunakan teks, anda harus melakukan latihan sebelumnya untuk menghindari kesalahan dalam penyampaian materi. Gaya berbicara sangat penting, untuk itu perlu latihan dan persiapan sebelum proses perekaman audio. Perhatikan kalimat dan nada bicara anda, kepercayaan diri, jangan terlalu agresif dalam menyampaikan materi dan jangan terkesan membosankan.  Setelah semuanya sudah terpenuhi, saatnya anda melakukan rekaman audio. Selanjutnya adalah persiapan audio. Para ahli mengatakan kualitas audio lebih penting daripada kualitas video. Untuk mendapatkan kualitas yang bagus, anda harus menggunakan jenis mic yang bagus pula. Selain itu, tentukan lokasi yang tepat dalam merekam audio. Hindari terjadinya gema suara atau suara latar yang tidak perlu. Gunakan pula software pengedit audio yang bagus guna memaksimalkan kualitas.
  1. Less is More

Durasi video harus relatif lebih singkat, yaitu antara 2 – 9 menit, dan tidak lebih dari 20 menit. Selain itu, susun kalimat anda dengan baik, jangan menggunakan istilah-istilah yang dipersingkat. Berbicaralah dengan nada yang jelas.
  1. Addres Short Attention Span

Ibaratkan anda sedang menonton video di Youtube. Tentunya anda tertarik dengan video hiburan atau video lucu. Sesekali sisipkan lelucon saat anda menyampaikan materi. Hal ini bertujuan untuk mencairkan suasana agar audiens tidak merasa bosan.   Selanjutnya, gunakan gerakan tubuh dalam penyampaian materi. Tapi sesuaikan gerakan dengan setiap point yang anda sampaikan. Tujuannya adalah untuk memberikan ilustrasi dari materi yang anda sampaikan.

Kesimpulan

Membuat pelatihan video yang efektif memerlukan persiapan yang matang. Mulai dengan menciptakan koneksi dengan audiens dan memahami karakter mereka. Persiapkan penampilan dan gaya berbicara Anda dengan cermat. Pastikan kualitas audio sangat baik, karena ini dapat memengaruhi pemahaman audiens. Selain itu, pertimbangkan untuk menjaga durasi video agar relatif singkat dan menyenangkan. Sisipkan elemen-elemen menarik seperti lelucon dan gerakan tubuh yang mendukung materi Anda. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menciptakan pelatihan video yang efektif dan menghasilkan dampak positif pada peserta didik Anda.
31 Jan 2023

Penerapan Pembelajaran E Learning di Sekolah Untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa

Aplikasi Elearning
Dengan penerapan kurikulum pendidikan terbaru diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan di tengah perkembangan digital yang semakin maju dan berkembang pesat. Dalam adanya teknologi informasi yang semakin maju dan berkembang pesat dunia pendidikan berhasil menciptakan pembelajaran E Learning yang menarik. Pembelajaran E Learning ini merupakan suatu metode pembelajaran yang berbasis internet yang akan memudahkan para pengajar dan peserta didik bisa belajar kapan saja dan dimana saja. Model pembelajaran E Learning ini dinilai lebih modern dan menarik dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional.  Pembelajaran E Learning sudah digunakan di banyak sekolah sebagai salah satu alternatif pembelajaran jarak jauh yang cukup populer.  Pembelajaran E Learning ini juga merupakan metode pembelajaran yang sangat efektif bagi para siswa dan pengajar karena bisa dilakukan kapan saja.  Pengajar dan peserta didik bisa berkomunikasi saat pembelajaran E Learning melalui WhatsApp, telegram, Gmail atau media pembelajaran E Learning lainnya seperti Google Classroom. Guru juga bisa menyampaikan materi pelajaran dengan memanfaatkan fitur yang Ada di aplikasi pembelajaran E Learning dengan mudah.  Materi pelajaran dikemas sedemikian menarik berupa dokumen digital, audio, Video bahkan video streaming yang bisa diakses dan dilihat dengan mudah di YouTube. Pemanfaatan Pembelajaran  E Learning di dunia pendidikan bisa berjalan sesuai kebutuhan peserta didik dan pengajar. Pembelajaran E Learning bisa digunakan melalui komputer atau laptop yang disambungkan di jaringan internet. pembelajaran e learning Pembelajaran E Learning juga bisa disebut sebagai media pembelajaran elektronik yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan materi pelajaran, penilaian perubahan peserta didik serta fitur menarik lainnya.  

Apa Itu Pembelajaran E Learning dan Apa Manfaatnya?

Pembelajaran E Learning adalah suatu metode pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana belajarnya. Dalam praktik penerapannya, pembelajaran E Learning dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran berbasis website dan internet.  Materi yang disediakan bisa berupa teks yang sudah dibentuk dalam format digital dan dokumen, atau juga bisa berbentuk audio, video pembelajaran bahkan ada juga yang tersedia dalam bentuk video di YouTube. Semua materi yang tersedia dalam pembelajaran E Learning bisa diakses melalui aplikasi E Learning gratis atau berbasis web seperti Google Class.  Pembelajaran E Learning belakangan ini menjadi tren dan semakin banyak digunakan sekolah mulai dari tingkat TK hingga universitas karena adanya pandemi covid-19. Pembelajaran E Learning di masa pandemi banyak digunakan sekolah sebagai salah satu alternatif pembelajaran online karena tidak memungkinkan melakukan kegiatan belajar mengajar secara offline atau tatap muka.  Tidak hanya memudahkan para pengajar dan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar di masa pandemi saja, pembelajaran E Learning dengan menggunakan aplikasi E Learning berbasis web juga memiliki banyak manfaat. Apa saja manfaatnya? 
  • Menghemat Biaya

Metode pembelajaran E Learning dinilai lebih hemat biaya dibandingkan dengan metode pembelajaran tatap muka. Pembelajaran offline atau tatap muka mungkin akan membutuhkan buku materi dalam proses pembelajarannya. Pengajar akan menyampaikan materi pelajaran menggunakan buku paket. Kegiatan belajar mengajar menggunakan metode pembelajaran E Learning tidak memerlukan buku paket atau buku tambahan, karena modul ajar atau materi pelajaran sudah tersedia dalam format digital. Hal ini tentu saja akan mengurangi biaya tambahan seperti pengadaan buku materi atau buku paket bagi para peserta didik. 
  • Lebih Fleksibel 

Selain lebih hemat kegiatan belajar mengajar menggunakan metode pembelajaran E Learning dinilai lebih fleksibel dalam proses pembelajarannya. Mengapa demikian? Metode pembelajaran tatap muka harus dilakukan di dalam kelas, namun berbeda dengan pembelajaran E Learning yang bisa dilakukan dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. 
  • Bisa Atur Jadwal Sendiri

Media pembelajaran E Learning adalah metode pembelajaran yang menggunakan media berbasis internet dan website sehingga bisa diakses dengan mudah dan bisa disesuaikan dengan jadwal peserta didik. Mereka bisa memilih sendiri untuk jadwal dan waktu sesuai dengan keinginan mereka. Selain itu, para peserta didik bisa mengulang kembali apabila masih ada materi pembelajaran tertentu yang belum dipahami. 
  • Membuat Siswa Mandiri

Manfaat terakhir pembelajaran menggunakan metode E Learning adalah membuat siswa lebih mandiri karena bisa belajar tanpa pengajar. Peserta didik bisa belajar atau mengulang materi pelajaran tertentu dengan menonton, membaca, atau mendengarkan dan bisa juga menonton video yang berisi materi pelajaran yang suda tersedia di dalam fitur aplikasi pembelajaran E Learning.  Tidak hanya untuk belajar secara mandiri, para peserta didik juga bisa memantau langsung hasil pembelajaran mereka sendiri karena di dalam aplikasi pembelajaran E Learning tidak hanya tersedia materi pelajaran saja, namun juga tersedia berbagai fitur lain seperti penilaian peserta didik, kinerja guru dan fitur menarik lainnya. 

Konsep Pembelajaran E Learning 

Dibanding dengan metode pembelajaran mainstream atau pembelajaran tatap muka, metode pembelajaran E Learning merupakan sarana pembelajaran yang bisa dilakukan secara jarak jauh. Keberadaan aplikasi pembelajaran E Learning ini menjadi semacam alat atau sarana yang diberikan oleh fasilitator untuk meningkatkan kemajuan dalam dunia pendidikan.  Konsep pembelajaran E Learning bertujuan untuk meningkatkan semangat para peserta didik dalam belajar. Seorang pengajar juga dituntut agar bisa lebih kreatif dalam mencari teknik mengajar yang lebih baik, menyajikan materi pelajaran dengan menarik sehingga siswa bisa lebih aktif dalam berpartisipasi selama proses belajar mengajar berlangsung.   Fungsi dari pembelajaran E Learning ini hanyalah sebagai alat untuk membantu dan mendukung pendidikan, bukan sebagai pengganti. Komponen teknis pendidikan ini bukan menjadi satu-satunya cara atau upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Meskipun pembelajaran E Learning ini cukup populer digunakan di berbagai sekolah, nyatanya masih banyak anak yang memiliki tekad kuat dan keinginan yang besar untuk belajar meskipun mereka sekolah di tempat terpencil dan mungkin bisa dibilang tertinggal karena tidak memiliki fasilitas internet yang layak seperti sekolah lain.  Konsep Pembelajaran E Learning Namun demikian, mereka bisa membuktikan bahwa keberhasilan tidak hanya didukung oleh fasilitas dengan menerapkan TIK atau komunikasi dan teknologi informasi saja, namun juga harus didukung dengan hal lainnya. Akan sangat disayangkan jika sebuah institusi sekolah hanya berfokus pada penguasaan teknologi informasi saja serta bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pengguna teknologi untuk diterapkan di lembaga pendidikan. Hal ini karena sebuah esensi untuk peningkatan mutu pendidikan bukan semata-mata hanya pada upaya peningkatan keterampilan saja melainkan pada peningkatan guru serta siswa di dalam penerapan kurikulum pembelajaran. Itulah tadi pengertian dari pembelajaran E Learning dan bagaimana konsep pembelajaran E Learning sebenarnya. Jika dilihat dari penjelasan diatas keberhasilan suatu proses pembelajaran memang dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang digunakan. Namun tidak semua sekolah bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode pembelajaran E Learning karena beberapa faktor, salah satunya mungkin karena letak sekolah yang terpencil sehingga minum jaringan internet.
30 Jan 2023

Migrasi LMS

migrasi-LMS
Proses migrasi LMS (Learning Management System) seringkali terasa seperti berpindah ke rumah baru. Semua barang harus dikemas, dibawa, dan ditempatkan kembali dengan cermat. Artikel ini akan membahas alasan-alasan mendasar mengapa kita perlu melakukan migrasi ke LMS baru, bagaimana memilih platform yang sesuai, merencanakan proses migrasi, dan bagaimana melaksanakannya tanpa keraguan. Dari tidak memiliki platform tunggal untuk semua jenis pembelajaran hingga perubahan dalam perusahaan yang tidak sesuai dengan LMS saat ini, artikel ini akan memberikan panduan tentang bagaimana menghadapi tantangan migrasi LMS. Migrasi LMS terlihat sangat rumit dan merepotkan, seperti halnya kita ingin berpindah ke rumah baru. Banyak proses yang harus dilewati, seperti mengumpulkan barang-barang dan memasukkannya ke dalam kardus atau tempat barang, membawanya dengan mobil boks dan lain-lain. Pada kesempatan ini, kita akan memperhatikan alasan-alasan kenapa kita harus migrasi ke LMS baru, kenapa kita memilih platform baru, cara merencana migrasi, dan bagaimana bermigrasi ke platform baru tanpa keraguan.

4 ALASAN MIGRASI LMS

  1. Tidak memiliki platform tunggal untuk semua jenis pembelajaran
Kita dapat menggunakan beberapa tool pelatihan : basis pengetahuan, intranet perusahaan, media sosial, kuis, webinar, dan sebagainya. Cepat atau lambat, kita harus menghadapi tantangan dalam menyatukan kualitas konten pembelajaran, dan membuat pelatihan analisa transparan. Dalam hal ini, LMS membantu mengumpulkan semua kegiatan pelatihan di satu tempat dan menjadikannya sebagai komando pembelajaran tunggal.  
  1. LMS Kadaluwarsa
Software khusus pembuatan LMS biasanya memiliki masa kadaluwarsa yang sangat singkat. Hal ini dapat  menimbulkan masalah dalam format pendukung konten e-learning versi terbaru di kemudian hari, ketidakmampuan menggunakan mLearning, serta pengumpulan dan pelaporan metrik yang tidak relevan. Ada dua opsi : Menggunakan jasa developer untuk mengembangkan software yang dapat menyesuaikan platform lama kita, atau beralih ke LMS versi terbaru.  
  1. LMS Terlalu Rumit atau Mahal
Mungkin kita telah mengadakan kelas pengenalan,namun pengguna masih mengalami kendala dan terus menerus mengajukan pertanyaan kepada admin. Kita dapat merekrut seseorang sebagai admin support, membuat instruksi dan tutorial video tentang cara menggunakan LMS kita, atau migrasi ke platform yang lebih user-friendly. Sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan,kita harus menghitung biaya maintenance LMS yang kita gunakan saat ini. Apabila hal tersebut sangat membebani, kita dapat mengurangi atau meniadakan biaya maintenance tersebut.  
  1. Perusahaan Berkembang Lebih Cepat Daripada LMS
Katakanlah kita ingin menerapkan program insentif karyawan baru, mengintegrasikan hasil pelatihan dengan sistem BI (Business Intelligence) perusahaan, atau meningkatkan jumlah pengguna secara signifikan, tetapi platform yang kita gunakan saat ini tidak memiliki kemampuan untuk itu.  

MEMILIH LMS BARU

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan semua kebutuhan bisnis dan pelatihan yang akan kita cover setelah melakukan migrasi. Untuk melakukan tahap ini, kita harus membuat grup pengguna dari berbagai departemen dan mendiskusikan apa saja yang disukai guru dan karyawan tentang sistem kita saat ini dan apa yang tidak mereka sukai. Mencatat semua persyaratan untuk kemudian menentukan solusi yang tepat.

Kesimpulan

Migrasi LMS adalah langkah penting dalam memastikan efektivitas dan relevansi pembelajaran di era digital ini. Artikel ini telah menguraikan beberapa alasan utama untuk melakukan migrasi, termasuk kebutuhan akan platform tunggal, masalah dengan LMS yang sudah kadaluwarsa atau terlalu rumit, dan pertumbuhan perusahaan yang melebihi kapabilitas LMS saat ini. Selanjutnya, pemilihan LMS yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan pelatihan sangat penting, dan hal ini memerlukan kolaborasi dengan berbagai departemen dan pemahaman mendalam tentang persyaratan pengguna. Migrasi LMS mungkin memerlukan perencanaan yang baik, tetapi dengan memahami alasan di baliknya dan langkah-langkah yang diperlukan, Anda dapat berhasil melakukan peralihan yang lancar ke platform yang lebih canggih dan sesuai.
27 Jan 2023

Membuat Strategi Implementasi e-Learning di Perusahaan Anda

strategi-perencanaan-rapat
Penerapan aplikasi e-learning dalam perusahaan adalah langkah penting untuk meningkatkan pembelajaran dan pengembangan karyawan. Namun, untuk berhasil dalam mengimplementasikan e-learning, Anda perlu merencanakan strategi yang matang. Artikel ini akan membahas langkah-langkah kunci yang perlu Anda pertimbangkan saat membuat strategi implementasi e-learning dalam perusahaan Anda. Mulai dari menentukan masalah bisnis yang akan dipecahkan oleh e-learning hingga pemilihan alat e-learning yang sesuai, artikel ini akan memberikan wawasan penting untuk membantu Anda memulai dengan benar.
  1. membuat materi pelatihanTentukan Strategi Bisnis Anda
Anda harus menentukan permasalahan bisnis apa yang memerlukan pembelajaran melalui mobile. Hal ini akan membantu anda mengapa anda membutuhkan mLearning dan bagaimana hal tersebut dapat memecahkan kendala anda. Anda juga harus memahami apakah memang peserta training kebanyakan akan bekerja secara mobile atau apakah mereka menggunakan sistem operasi yang sama.
  1. Bentuk Tim
Anda harus memiliki project manager yang akan membentuk strategi mobile dan memantau seluruh siklus proyek. Anda harus memiliki kepala departemen yang akan memberikan masukan mengenai kendala yang dihadapi dan membantu anda dalam implementasi nantinya. Tim IT nantinya akan membantu untuk konsultasi dari sisi teknis. Course developer nantinya akan mengembangkan materi pembelajaran. LMS administrator merupakan administrator yang akan mengurus data pengguna, upload materi, hingga ekspor materi.
  1. Tentukan Konten Pembelajaran
Anda harus menentukan materi yang sesuai untuk pembelajaran online, apakah berbentuk online course/quiz, berbentuk video, atau berupa podcast yaitu materi suara. Untuk membentuk materi online course/e-learning anda harus fokus pada materi yang disampaikan agar sesuai konteks dan kebutuhan. Akan lebih baik untuk membagi materi menjadi beberapa bagian agar pengguna dapat membagi waktu. Buat agar materi tersebut menarik misal dengan quiz, video, interactivity, dll. Usahakan agar materi dibuat personalize sesuai kebutuhan pengguna. Aplikasi iSpring dapat membantu anda untuk membuat materi pembelajaran yang sesuai.
  1. Pilih tool e-Learning yang sesuai
Anda harus memilih aplikasi e-Learning yang sesuai untuk mobile learning. LMS (Learning Management System) membantu anda untuk melacak kinerja peserta pelatihan. Pilihlah LMS yang sesuai untuk dapat melihat materi pembelajaran secara offline dan dapat mengakses secara mobile. iSpring Learn LMS memungkinkan pengguna untuk dapat mengakses melalui mobile apps secara offline. iSpring Suite merupakan tools untuk dapat membuat materi pembelajaran dengan mudah.
  1. Susun detail implementasi
Setelah anda menentukan strategi pembelajaran anda, anda harus menyusun rencana implementasi. Buat sebuah pilot project, upload ke LMS, dan minta ke grup kecil peserta untuk mencoba. Pilot project ini membantu anda untuk melihat hasilnya dan meminta masukan. iSpring merupakan platform e-Learning yang dapat digunakan untuk menyusun materi, publikasi materi secara online, hingga melacak kinerja staff. Askarasoft merupakan partner iSpring di Indonesia untuk implementasi, pelatihan, dan training. Kunjungi www.askarasoft.com/ispring untuk informasi lebih jelas.

Kesimpulan

Implementasi aplikasi e-learning dalam perusahaan adalah upaya yang penting dan memerlukan perencanaan yang matang. Artikel ini telah membahas beberapa langkah kunci yang perlu dipertimbangkan dalam merancang strategi implementasi e-learning yang sukses. Pertama, Anda perlu memahami masalah bisnis yang ingin Anda pecahkan melalui e-learning, serta apakah peserta pelatihan akan menggunakan perangkat mobile atau desktop. Selanjutnya, Anda harus membentuk tim yang sesuai, termasuk project manager, kepala departemen, tim IT, dan course developer.
25 Jan 2023

Mengenal Aplikasi Elearning, Metode Pembelajaran Modern Berbasis Online

Aplikasi Elearning
Apakah Anda tahu aplikasi Elearning?  Sebuah aplikasi untuk belajar siswa yang belakangan semakin naik daun semenjak adanya pandemi covid-19. Karena pandemi covid-19 tidak memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran secara offline, banyak sekolah yang mencari alternatif agar tetap bisa menjalankan kegiatan belajar mengajar meski dengan cara online.  Salah satu upaya atau alternatif yang akhirnya sampai sekarang masih digunakan bahkan menjadi sebuah tren adalah aplikasi Elearning. Terciptanya sebuah aplikasi Elearning ini membuktikan bahwa perkembangan di dunia pendidikan khususnya di Indonesia semakin maju dan berkembang pesat. Keberadaannya memudahkan para guru dan juga siswa untuk tetap bisa menjalankan proses belajar mengajar kapanpun dan dimanapun. 

Pengertian Aplikasi Elearning

Aplikasi Elearning merupakan sebuah metode pembelajaran yang diciptakan untuk mempermudah kegiatan belajar siswa ataupun untuk pelatihan. Aplikasi Elearning ini sebenarnya tidak hanya digunakan khusus untuk sekolah saja namun bisa digunakan untuk berbagai kegiatan seperti untuk meningkatkan kualitas SDM atau sumber daya manusia di sebuah perusahaan ataupun organisasi. Pembelajaran secara digital yang menggunakan fitur aplikasi Elearning ini memudahkan para pelatih atau pengajar dalam memberikan berbagai macam materi belajar secara online atau pun metode daring. Selain itu fitur canggih ini bisa berfungsi untuk menyimpan materi pelajaran dan juga sebagai bank soal, untuk manajemen proses adanya migrasi data dan juga berguna sebagai dashboard untuk memonitoring setiap program peserta didik.  Proses pembelajaran yang dilakukan dengan cara konvensional tanpa sentuhan kecanggihan teknologi tentu akan mempersulit proses pembelajaran itu sendiri. Pembelajaran secara konvensional juga dinilai monoton dan akan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan menggunakan fitur aplikasi ini. Oleh karena itu adanya fitur aplikasi learning proses belajar mengajar diharapkan bisa berjalan lebih baik dan mampu menciptakan generasi unggul yang sadar akan kemajuan teknologi digital sehingga bisa memanfaatkan dan menggunakannya dengan baik.

Pengertian Aplikasi Elearning

Manfaat Aplikasi Elearning

Perkembangan dunia digital belakangan ini semakin berkembang pesat hingga merambah dunia pendidikan. Penerapan Elearning sudah cukup populer sejak adanya covid-19 dan sudah diterapkan di berbagai institusi, lembaga, dan juga perusahaan ataupun organisasi di Indonesia.  Pada dasarnya pembelajaran secara online merupakan konsep dan metode pembelajaran yang berhasil memanfaatkan kemajuan teknologi digital sebagai alternatif lain dari kegiatan belajar mengajar tatap muka ataupun secara konvensional yang sudah lama dilakukan. Selain memudahkan para peserta didik untuk belajar, apa saja manfaat dari aplikasi Elearning? 
  • Waktu Belajar Fleksibel
Dibandingkan dengan proses belajar mengajar tatap muka, menggunakan aplikasi Elearning ini dinilai lebih fleksibel. Para peserta didik mungkin akan mengalami kesulitan dalam menentukan jadwal belajar namun dengan adanya Elearning peserta didik bisa dengan mudah menentukan waktu atau jadwal belajar mereka sendiri.  Pengajar ataupun peserta didik bisa berinteraksi secara lebih intens kapan saja dan di mana saja dengan menggunakan aplikasi Elearning. Selain itu para peserta didik atau pengajar juga bisa memilih sendiri dengan mendownload aplikasi gratis yang sudah tersedia atau aplikasi Elearning terbaik sesuai dengan kebutuhan. 
  • Belajar Mandiri
Selain lebih fleksibel belajar menggunakan aplikasi Elearning terbaik juga bisa melatih peserta didik untuk lebih mandiri. Karena aplikasi Elearning ini bisa diakses kapanpun dan dimanapun para peserta didik bisa belajar di aplikasi Elearning sendiri di komputer mereka. Bahkan peserta didik juga bisa mengulang materi pembelajaran jika belum memahami pelajaran tertentu dengan baik. 
  • Lebih Hemat
Metode pembelajaran secara online atau daring menggunakan aplikasi Elearning ini lebih hemat dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka atau konvensional. Proses pembelajaran secara online akan meminimalisir biaya tambahan misalnya biaya mencetak materi atau modul ajar yang dapat dikurangi karena sudah tersedia dalam fitur aplikasi Elearning berbasis web dalam bentuk digital.  Beberapa aplikasi Elearning berbasis web yang bisa Anda pilih memiliki tiga hak akses atau level yaitu level admin, siswa atau peserta didik dan juga guru. Adapun fitur atau modul yang ada di program aplikasi Elearning berbasis web adalah registrasi siswa, CRUD data guru, upload materi pelajaran oleh admin, dashboard guru dan fitur lain yang akan memudahkan proses pembelajaran tersebut. 

5 Macam Aplikasi Elearning Terbaik

Bagi Anda yang ingin belajar sendiri secara online atau daring dengan modul ajar yang bagus bisa mendownload salah satu aplikasi Elearning terbaik. Berikut ini ada 5 rekomendasi aplikasi Elearning terbaik yang bisa Anda pilih, apa saja? Berikut adalah daftarnya: 
  • Google Kelas 
Aplikasi Elearning terbaik Google Classroom ini sudah dirilis sejak 6 Mei tahun 2014. Google Classroom merupakan aplikasi Elearning gratis yang bisa digunakan semua sekolah bahkan hingga tingkat universitas.
  • Schoolology
Aplikasi Elearning terbaik selanjutnya adalah schoolology. Schoolology merupakan solusi LMS atau sistem manajemen pembelajaran yang sudah dirancang untuk kolaborasi semua instruktur dan jenis pelajar. Aplikasi Elearning ini akan membantu siswa dan guru untuk berbagai informasi terkait dengan proses pembelajaran seperti pembelajaran tatap muka. 
  • Moodle
Moodle adalah aplikasi Elearning yang lebih mengedepankan kebutuhan siswa. Dengan aplikasi Moodle ini siswa bisa belajar sendiri, pengajar hanya sebagai fasilitator yang menyiapkan dan memberikan materi pembelajarannya. 
  • Ujian
Awalnya aplikasi Elearning Ujian ini hanya digunakan untuk aplikasi ujian atau hal yang berkaitan dengan ujian saja. Namun seiring perkembangan digital, aplikasi Elearning terbaik Ujian ini mulai melebarkan sayap yang bisa digunakan sebagai program aplikasi pembelajaran. 
  • Edmodo
Aplikasi Elearning terbaik yang terakhir ada Edmodo. Edmodo ini merupakan aplikasi Elearning berbasis media sosial. Dengan menggunakan Edmodo memungkinkan pengajar dan peserta didik bisa berinteraksi lebih intens terkait proses pembelajaran. 
Aplikasi Elearning Madrasah, Aplikasi Elearning Gratis Dari Kemenag 
Kini madrasah di seluruh Indonesia bisa melakukan pembelajaran daring menggunakan aplikasi Elearning madrasah yang diberikan gratis oleh kementerian agama. Aplikasi Elearning Madrasah ini bisa digunakan mulai dari Raudhatul Athfal atau RA, MI atau Madrasah Ibtidaiyah, MTS atau Madrasah Tsanawiyah maupun untuk Madrasah Aliyah atau MA.  5 Macam Aplikasi Elearning Terbaik Dengan menggunakan aplikasi Elearning Madrasah diharapkan madrasah bisa menunjang proses pembelajaran atau proses belajar mengajar di madrasah agar lebih terstruktur, interaktif dan lebih menarik sehingga bisa mendorong madrasah agar bisa berinovasi dalam dunia teknologi. Salah satu fitur yang ada pada aplikasi Elearning Madrasah adalah fitur kelas online di mana setiap siswa atau peserta didik dan juga pengajar di Madrasah bisa memiliki akun sendiri dan bisa masuk serta mengakses program aplikasi Elearning Madrasah tersebut. Adapun persiapan pembelajaran, penilaian dan juga pengolahan nilai bisa dilaksanakan dengan cbt atau komputer based training. Pada fitur aplikasi Elearning Madrasah ini ada 6 jenis akun yang bisa diakses yaitu akun guru mata pelajaran, operator madrasah, guru bimbingan konseling, supervisor atau kepala madrasah dan jajarannya, wali kelas dan peserta didik atau siswa.  Demikianlah ulasan mengenai pengertian aplikasi learning serta manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh peserta. Keberadaan aplikasi Elearning yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja oleh peserta didik maupun pengajar diharapkan bisa membuat pendidikan di Indonesia semakin maju dan melek teknologi digital sehingga bisa memanfaatkan dan menggunakannya dengan lebih baik.
18 Jan 2023

xAPI (Experience API) Sebagai Teknologi Baru E-Learning

experience-api
Dalam dunia e-learning yang berkembang pesat, Experience API atau xAPI telah muncul sebagai penyelamat. Pada 2010, industri e-learning bergantung pada teknologi SCORM yang tidak sesuai untuk aplikasi mobile. SCORM memerlukan login LMS, koneksi Wi-Fi, dan browser, yang membatasi kemampuannya dalam lingkungan pembelajaran digital modern. xAPI hadir sebagai solusi yang mengesankan. Berbeda dengan SCORM yang hanya melacak hal-hal dasar, xAPI merevolusi e-learning dengan mendetailkan aktivitas pengguna selama proses pembelajaran. Artikel ini akan membahas komponen inti xAPI, yaitu klien dan LRS Endpoints, yang bekerja bersama untuk melacak keterlibatan pengguna secara komprehensif. Meskipun Learning Record Store (LRS) berfungsi sebagai penyimpan data, LRS tidak menggantikan peran lebih luas dari Learning Management System (LMS). Sebaliknya, LRS unggul dalam menyimpan data perilaku pengguna untuk tujuan pelaporan. Hal ini juga mendukung opsi penempatan LRS berbasis cloud atau on-premises dan unggul dalam merekam interaksi pengguna secara rinci, seperti tombol yang ditekan dan navigasi slide. Dengan kemitraan antara iSpring, alat pengarang e-learning, dan Askarasoft, penyedia solusi e-learning, xAPI terus menginspirasi inovasi dalam pengembangan dan pelaporan pengalaman pembelajaran online. xAPI merupakan singkatan dari Experience API, yang merupakan standar terbaru untuk e-learning. Pada 2010, teknologi e-Learning masih banyak mengadopsi teknologi SCORM yang tidak dapat berfungsi pada aplikasi mobile. Teknologi tersebut masih memerlukan LMS login, koneksi Wi-Fi, dan membutuhkan akses browser. xAPI merupakan teknologi baru untuk mengatasi kendala ini. Dibandingkan SCORM yang hanya dapat menampilkan poin, xAPI dapat menampilkan juga aktivitas pengguna selama pembelajaran. Hal ini memiliki 2 bagian yaitu client dan LRS Endpoint. Client bisa berupa LMS, simulasi, dan aplikasi lainnya. LRS merupakan storage untuk penyimpanan data. Koneksi antara client menggunakan xAPI statement yang dapat dikirimkan langsung atau ketika koneksi internet telah stabil. Setiap provider xAPI, contohnya materi xAPI harus memiliki alamat LRS sebelum dipublikasikan sehingga setiap laporan akan masuk ke dalam LRS. LRS sendiri tidak dapat melakukan fungsi LMS antara lain manajemen data pengguna, menyimpan materi pembelajaran, chat, dll. Learning Record Store hanya digunakan untuk menyimpan data laporan dan perilaku pengguna untuk keperluan pelaporan. LRS dapat diletakkan pada server cloud atau pada domain yang sama. Keunggulan xAPI adalah bisa menyimpan data tidak hanya berupa poin dan persentase melainkan aktivitas pengguna seperti tombol yang diklik pengguna, slide apa saja yang diskip, dll. iSpring merupakan salah satu authoring tools untuk e-learning yang mendukung fungsi xAPI. Askarasoft merupakan iSpring partner untuk membantu implementasi sistem e-learning di lembaga/perusahaan anda

Kesimpulan

xAPI, singkatan dari Experience API, adalah standar terbaru dalam teknologi e-learning yang muncul sebagai solusi untuk kendala-kendala yang dihadapi oleh teknologi sebelumnya, seperti SCORM, terutama dalam hal fungsionalitas pada aplikasi mobile. xAPI terdiri dari dua komponen, yaitu client dan LRS Endpoint, yang memungkinkan pelacakan aktivitas pengguna selama pembelajaran dengan detail lebih besar daripada SCORM, termasuk tombol yang diklik dan slide yang dilihat. Meskipun LRS hanya berfungsi sebagai penyimpanan data laporan dan perilaku pengguna, xAPI telah diterima luas dalam industri e-learning, didukung oleh berbagai authoring tools seperti iSpring, dan dipermudah oleh mitra seperti Askarasoft untuk membantu dalam implementasinya di berbagai lembaga dan perusahaan, mencerminkan peran yang semakin penting dalam pengembangan dan pelaporan pembelajaran online.
13 Jan 2023

5 Fitur Utama Aplikasi Learning Management System

ispring-top
Mengadopsi sistem manajemen pembelajaran (LMS) adalah langkah penting dalam mengembangkan pendidikan dan pelatihan di lingkungan bisnis. Namun, dengan lebih dari 700 vendor LMS yang tersedia saat ini, memilih yang tepat menjadi tugas yang menantang. Dalam artikel ini, kami akan membahas lima poin kunci yang harus dipertimbangkan saat memilih LMS yang cocok untuk organisasi Anda. Kemudahan penggunaan, keandalan, dukungan konten, laporan detail, dan dukungan aplikasi mobile adalah faktor-faktor yang penting dalam mengevaluasi LMS yang sesuai dengan kebutuhan Anda. perbandingan harga lms Anda berencana untuk menggunakan LMS(Learning Management System), namun ada banyak lebih dari 700 vendor LMS yang beredar. Berikut 5 poin LMS yang baik
  1. Kemudahan Penggunaan
Ketika user anda menggunakan aplikasi eLearning, mereka harus dapat menemukan dengan mudah cara untuk login, memilih materi, dan mempelajari materi. Selain itu, admin harus dengan mudah juga untuk membuat materi dan mengundang pengguna.
  1. Keandalan
Bayangkan ketika anda membuka materi kemudian tidak dapat membuka karena error. Pilih platform yang dapat diandalkan meskipun 1000 pegawai log in di satu waktu sekaligus. Gunakan versi demo untuk mencoba aplikasi dan undang sebanyak mungkin orang untuk mencoba.
  1. Dukungan konten
Konten merupakan hal penting dari eLearning. Pastikan LMS mendukung berbagai jenis konten seperti presentasi, quiz, video, dll. Apabila LMS anda tidak mendukung fitur tersebut maka anda harus mengeluarkan lebih banyak uang, waktu untuk mengubah format LMS anda. Anda harus mencoba apakah LMS tersebut kompatibel dengan konten yang akan anda upload. Selain itu, perhatikan juga apakah LMS tersebut dapat menampung konten yang berasal dari berbagai tools pembuat aplikasi eLearning seperti iSpring Suite, Articulate Storyline, Adobe Captivate,  dan Lectora. Tanyakan juga mengenai kapasitas, akan lebih baik apabila LMS tersebut menyediakan unlimited storage
  1. Laporan Detail
LMS modern seharusnya dapat memberikan laporan detail terkait dengan kinerja karyawan anda, berapa banyak laporan yang dapat dibuat, dan apakah anda dapat membuat custom report. Laporan detail juga membantu anda untuk mengetahui konten e-learning mana yang bagus dan mana yang perlu diperbaiki
  1. Dukungan aplikasi Mobile
Pastikan LMS anda mendukung berbagai format. Saat ini banyak pengguna yang belajar secara mobile. mLearning merupakan fenomena yang harus diperhatikan oleh perusahaan karena saat ini mLearning semakin berkembang. LMS juga harus bisa mendukung offline mode sehingga meskipun tanpa koneksi internet, pengguna masih dapat belajar secara mobile. iSpring LMS merupakan platform e-Learning yang mudah digunakan dan dapat mendukung format presentasi, quiz, simulasi, hingga video. Melalui iSpring LMS, pengguna dapat belajar secara offline melalui aplikasi mobile dan anda dapat melihat laporan kinerja karyawan dengan jelas. Askarasoft merupakan partner iSpring di Indonesia untuk implementasi, pelatihan, dan pengembangan iSpring. Kunjungi www.askarasoft.com/ispring untuk informasi lebih jelas.

Kesimpulan

Memilih LMS yang tepat adalah langkah penting dalam meningkatkan pendidikan dan pelatihan di perusahaan Anda. Dalam artikel ini, kami telah membahas lima poin kunci yang perlu dipertimbangkan saat memilih LMS yang cocok. Kemudahan penggunaan dan keandalan adalah faktor-faktor penting yang memastikan pengguna dan admin dapat dengan mudah menggunakan platform. Dukungan konten yang beragam dan kapasitas penyimpanan yang memadai juga merupakan pertimbangan penting. Laporan detail adalah alat penting dalam mengukur kinerja karyawan dan efektivitas pelatihan. Terakhir, dukungan untuk aplikasi mobile dan mLearning adalah elemen penting yang harus diperhatikan, karena tren belajar secara mobile semakin berkembang. iSpring LMS adalah salah satu platform yang memenuhi kriteria-kriteria tersebut, dan Askarasoft sebagai mitra iSpring di Indonesia dapat membantu Anda dalam implementasi dan pengembangannya.

prediksi macau

top1toto

top1toto

top1toto

okbtogel

okbtogel

okbtogel

okbtogel

w88

asustogel

kartutoto

slot mania

top1toto

top1toto

top1toto

top1toto

kartutoto

kartutoto

kartutoto

togelbig

togelbig

okbtogel

okbtogel

okbtogel

hujantoto

hujantoto

gcr4d

kolam4d

topjitu

wifitoto

wifitoto

wifitoto

epictoto

epictoto

pttogel

pttogel

cuan123

KARTUTOTO