Tag Archives: LMS

30 Jan 2019

Migrasi LMS

migrasi-LMS
Migrasi LMS terlihat sangat rumit dan merepotkan, seperti halnya kita ingin berpindah ke rumah baru. Banyak proses yang harus dilewati, seperti mengumpulkan barang-barang dan memasukkannya ke dalam kardus atau tempat barang, membawanya dengan mobil boks dan lain-lain. Pada kesempatan ini, kita akan memperhatikan alasan-alasan kenapa kita harus migrasi ke LMS baru, kenapa kita memilih platform baru, cara merencana migrasi, dan bagaimana bermigrasi ke platform baru tanpa keraguan.

4 ALASAN MIGRASI LMS

  1. Tidak memiliki platform tunggal untuk semua jenis pembelajaran
Kita dapat menggunakan beberapa tool pelatihan : basis pengetahuan, intranet perusahaan, media sosial, kuis, webinar, dan sebagainya. Cepat atau lambat, kita harus menghadapi tantangan dalam menyatukan kualitas konten pembelajaran, dan membuat pelatihan analisa transparan. Dalam hal ini, LMS membantu mengumpulkan semua kegiatan pelatihan di satu tempat dan menjadikannya sebagai komando pembelajaran tunggal.  
  1. LMS Kadaluwarsa
Software khusus pembuatan LMS biasanya memiliki masa kadaluwarsa yang sangat singkat. Hal ini dapat ¬†menimbulkan masalah dalam format pendukung konten e-learning versi terbaru di kemudian hari, ketidakmampuan menggunakan mLearning, serta pengumpulan dan pelaporan metrik yang tidak relevan. Ada dua opsi : Menggunakan jasa developer untuk mengembangkan software yang dapat menyesuaikan platform lama kita, atau beralih ke LMS versi terbaru.  
  1. LMS Terlalu Rumit atau Mahal
Mungkin kita telah mengadakan kelas pengenalan,namun pengguna masih mengalami kendala dan terus menerus mengajukan pertanyaan kepada admin. Kita dapat merekrut seseorang sebagai admin support, membuat instruksi dan tutorial video tentang cara menggunakan LMS kita, atau migrasi ke platform yang lebih user-friendly. Sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan,kita harus menghitung biaya maintenance LMS yang kita gunakan saat ini. Apabila hal tersebut sangat membebani, kita dapat mengurangi atau meniadakan biaya maintenance tersebut.  
  1. Perusahaan Berkembang Lebih Cepat Daripada LMS
Katakanlah kita ingin menerapkan program insentif karyawan baru, mengintegrasikan hasil pelatihan dengan sistem BI (Business Intelligence) perusahaan, atau meningkatkan jumlah pengguna secara signifikan, tetapi platform yang kita gunakan saat ini tidak memiliki kemampuan untuk itu.  

MEMILIH LMS BARU

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan semua kebutuhan bisnis dan pelatihan yang akan kita cover setelah melakukan migrasi. Untuk melakukan tahap ini, kita harus membuat grup pengguna dari berbagai departemen dan mendiskusikan apa saja yang disukai guru dan karyawan tentang sistem kita saat ini dan apa yang tidak mereka sukai. Mencatat semua persyaratan untuk kemudian menentukan solusi yang tepat.
13 Jan 2019

5 Fitur Utama Aplikasi Learning Management System

ispring-top

Anda berencana untuk menggunakan LMS(Learning Management System), namun ada banyak lebih dari 700 vendor LMS yang beredar. Berikut 5 poin LMS yang baik

  1. Kemudahan Penggunaan

Ketika user anda menggunakan aplikasi eLearning, mereka harus dapat menemukan dengan mudah cara untuk login, memilih materi, dan mempelajari materi. Selain itu, admin harus dengan mudah juga untuk membuat materi dan mengundang pengguna.

  1. Keandalan

Bayangkan ketika anda membuka materi kemudian tidak dapat membuka karena error. Pilih platform yang dapat diandalkan meskipun 1000 pegawai log in di satu waktu sekaligus. Gunakan versi demo untuk mencoba aplikasi dan undang sebanyak mungkin orang untuk mencoba.

  1. Dukungan konten

Konten merupakan hal penting dari eLearning. Pastikan LMS mendukung berbagai jenis konten seperti presentasi, quiz, video, dll. Apabila LMS anda tidak mendukung fitur tersebut maka anda harus mengeluarkan lebih banyak uang, waktu untuk mengubah format LMS anda.

Anda harus mencoba apakah LMS tersebut kompatibel dengan konten yang akan anda upload. Selain itu, perhatikan juga apakah LMS tersebut dapat menampung konten yang berasal dari berbagai tools pembuat eLearning seperti iSpring Suite, Articulate Storyline, Adobe Captivate,  dan Lectora. Tanyakan juga mengenai kapasitas, akan lebih baik apabila LMS tersebut menyediakan unlimited storage

  1. Laporan Detail

LMS modern seharusnya dapat memberikan laporan detail terkait dengan kinerja karyawan anda, berapa banyak laporan yang dapat dibuat, dan apakah anda dapat membuat custom report. Laporan detail juga membantu anda untuk mengetahui konten e-learning mana yang bagus dan mana yang perlu diperbaiki

  1. Dukungan aplikasi Mobile

Pastikan LMS anda mendukung berbagai format. Saat ini banyak pengguna yang belajar secara mobile. mLearning merupakan fenomena yang harus diperhatikan oleh perusahaan karena saat ini mLearning semakin berkembang. LMS juga harus bisa mendukung offline mode sehingga meskipun tanpa koneksi internet, pengguna masih dapat belajar secara mobile.

iSpring LMS merupakan platform e-Learning yang mudah digunakan dan dapat mendukung format presentasi, quiz, simulasi, hingga video. Melalui iSpring LMS, pengguna dapat belajar secara offline melalui aplikasi mobile dan anda dapat melihat laporan kinerja karyawan dengan jelas. Askarasoft merupakan partner iSpring di Indonesia untuk implementasi, pelatihan, dan pengembangan iSpring. Kunjungi www.askarasoft.com/ispring untuk informasi lebih jelas.