All posts by Nurul Azizah

05 Jul 2022

Manfaat LMS untuk Perekrutan Karyawan Perusahaan

Proses mencari pegawai baru adalah proses yang cukup panjang bagi perusahaan, mulai dari memposting lowongan, menyaring kandidat pekerja, melakukan wawancara kerja dan akhirnya memperkenalkan karyawan baru ke perusahaan. Tujuan dari tim rekrutmen adalah untuk mengisi posisi kekosongan dengan spesialis yang paling cocok.

Rekrutmen membutuhkan investasi yang signifikan. Dalam beberapa kasus, mempekerjakan seorang karyawan menghabiskan biaya bisnis dua hingga tiga kali lipat dari gaji bulanan mereka. Untuk membuat perekrutan bermanfaat, seorang karyawan harus mencapai sasaran kinerja dalam waktu sesingkat mungkin, dari dua hingga empat minggu. Tapi jika mereka memilih untuk pergi akan menjadi masalah baru bagi perusahaan. Berikut beberapa alasan kenapa bisa terjadi :

  • Karyawan baru dilatih oleh manajer departemen yang kekurangan waktu dan energi untuk melakukan ini dengan benar.
  • Supervisor tidak mengetahui psikologi manusia dan hanya fokus pada hard skill kandidat selama wawancara kerja. Itu sebabnya mereka terkadang memilih orang yang dapat memicu konflik dalam tim atau menghambat proses kerja.
  • Perusahaan tidak mempersiapkan karyawan baru untuk menyelesaikan tugas yang dibutuhkan segera.

Dengan LMS, Anda dapat menyelesaikan semua masalah perekrutan terkait pengetahuan dan mengatur proses perekrutan dengan lebih baik. Anda dapat menghemat waktu, uang dan memilih kandidat dengan lebih presisi. Lalu bagaimana LMS dapat membantu proses rekrutmen, artikel ini akan membahas mengenai manfaat LMS untuk perekrutan karyawan baru di perusahaan.

   

Streamline onboarding

LMS memungkinkan Anda menjalani orientasi yang efektif (berjalan dengan pelatihan lainnya secara online) artinya, jumlah karyawan tidak menjadi kendala dalam proses orientasi dan supervisor atau manajer departemen dapat menghabiskan waktu untuk karyawan baru jika benar benar di perlukan dan berfokus pada tugas penting lainnya.

Jadi LMS dapat membantu karyawan baru atas kurangnya instruksi yang mungkin dialaminya. Cukup unggah materi yang berkaitan bagi karywan baru dan bagikan kapan pun saat di perlukan. Beberapa platform LMS seperti iSpring Learn memungkinkan Anda untuk mengotomatiskan proses,  atur parameter di LMS Anda, dan secara otomatis akan menetapkan materi pelatihan yang diperlukan kepada karyawan.

Meningkatkan efektivitas perekrutan dengan preboarding

Preboarding biasanya dilakukan saat kandidat memulai bekerja di hari pertama. Anda dapat memberikan kandidat Anda semua materi pelatihan dasar tentang budaya perusahaan, nilai-nilai, instruksi, dan sebagainya. Ini akan menghemat waktu mereka di hari-hari awal mereka dan memungkinkan mereka untuk mulai mengerjakan tugas dengan segera. Selain itu, Anda dapat memfilter kandidat berdasarkan hasil pelatihan mereka. Jika seorang kandidat mengabaikan konten pelatihan yang ditugaskan, seorang perekrut dapat mempertimbangkan hal ini

Artikel terkait == > Metode eLearning Efektif dalam Perusahaan 

Meningkatkan KPI tim SDM dengan melatih supervisor untuk mewawancarai kandidat

Masalah umum yang dihadapi perekrut selama bekerja adalah inkompetensi supervisor dan manajer departemen di SDM. Misalnya, seorang manajer departemen TI. Dia sangat baik dalam coding dan mengelola alur kerja. Tapi dia tidak tahu banyak mengenai psikologi manusia, apa yang harus dia tanyakan saat wawancara kerja (selain pertanyaan tentang hard skill dan pengalaman kerja), apa yang harus diperhatikan, dan lain sebagainya. Jadi dia mengambil kandidat dengan keterampilan profesional yang solid tanpa menyadari bahwa mereka memiliki beberapa masalah komunikasi yang dapat merusak seluruh tim.

Anda dapat melatih mereka untuk membaca yang tersirat dari CV kandidat dan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka—pengetahuan yang akan memungkinkan mereka untuk melihat melalui orang dan memilih kandidat berdasarkan beberapa aspek, bukan hanya hard skill. Untuk memeriksa seberapa baik mereka mengingat, Anda dapat menambahkan kuis online cepat. LMS Anda akan menunjukkan kepada Anda siapa yang menyelesaikan program dan seberapa berhasil, sehingga Anda dapat mengetahui dengan pasti siapa yang siap untuk melakukan wawancara kerja secara profesional dan memilih kandidat yang sesuai dengan perusahaan (dan meningkatkan KPI Anda).

Kesimpulan

Manfaatkan LMS sebagai alat yang bisa membantu perusahaan untuk mengatasi berbagai tantangan dalam berbagai aspek bisnis mereka. Ini menghemat waktu dan uang Anda, meningkatkan proses rekrutmen dan kualiats SDM Anda, mengumpulkan praktik terbaik perusahaan di satu tempat dan mendistribusikannya dengan cepat, memungkinkan Anda mengetahui kualifikasi dan kompetensi karyawan Anda. Dengan kata lain, LMS benar-benar memberdayakan Anda untuk membawa bisnis Anda ke tingkat berikutnya. Segera konsultasikan kebutuhan Anda dengan kami.  
07 Jun 2022

Ide Konten Menarik untuk Materi eLearning

Seperti produk digital lainnya, pembelajaran membutuhkan investasi waktu dan energi untuk menghasilkan pelajar yang dapat di berdayakan, saling terhubung dan loyalitas dengan perusahaan. Menurut survei melalui Linkedin 94% pekerja akan lama dengan perkerjaannya jika perusahaan berinvestasi dalam pengembangan profesional terhadap kemampuan pegawai.

Ketika pegawai loyal terhadap perusahaan, hal ini akan menstabilkan tim dan menghemat biaya pergantian tim dalam perusahaan. Perkerja yang disiapkan dengan keahlian akan memberikan kinerja yang lebih baik dan lebih produktif. Ini adalah salah satu alasan mengapa investasi dengan menggunakan eLearning dapat memberikan keuntungan bagi orang-orang dan perusahaan. Artikel ini akan membantu Anda untuk memberikan Ide Konten Menarik untuk materi eLearning.

Membuat Konten Berdasarkan Bidang Usaha

Sebuah organisasi nirlaba yang memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang dalam keadaan krisis memiliki kebutuhan eLearning secara kustom. Audiensnya yang terdiri dari manajer, sukarelawan, dan staf perlu mengetahui bagaimana menanggapi krisis dengan sumber daya yang minimal—tanpa membahayakan diri mereka sendiri atau orang lain. Dengan menggunakan eLearning dapat mempersiapkan tenaga ahli yang respon terhadap bahaya di kehidupan nyata tanpa membahayakan mereka secara nyata.

Solusinya: buatlah simulasi eLearning yang dapat di akses di smartphone. Buatlah konten pembelajaran yang memberikan pengarahan dan aksi mengenai krisis yang sedang terjadi. Kemudian, minta mereka untuk memilih langkah selanjutnya dari tampilan seluler yang disimulasikan. Seperti, haruskah mereka memeriksa pesan mereka, membaca berita, memindai media sosial, atau menelepon?

                           

Berikan waktu dalam pengerjaan tugas untuk mendorong mereka Ketika mengambil terlalu lama tindakan atau pilihan akan menempatkan mereka atau seseoarang dalam bahaya. Kedekatan simulasi membuat pembelajaran mudah diingat dan memperkuat kebutuhan untuk mendapatkan tanggapan yang benar.

Jika ada yang benar-benar salah, pelajar diminta untuk memulai kembali—tanpa membahayakan manusia yang sebenarnya.

Artikel terkait : Penggunaan mobile learning sebagai media pembelajaran online

Konten yang membangun empati untuk pelanggan

Sebuah lembaga keuangan terkemuka ingin mempersiapkan sebagian besar Generasi saat ini untuk menjadi teller, bankir, manajer, dan rekanan pusat panggilan yang terhubung dengan pelanggan dari semua lapisan masyarakat. Meskipun para profesional perbankan ini mewakili berbagai latar belakang dan keadaan, banyak yang belum mengalami situasi kehidupan yang dihadapi pelanggan mereka, seperti pensiun, pernikahan, perceraian, keputusan bisnis besar, atau pembelian rumah dalam jumlah besar. Tim L&D organisasi ingin anggota tim perbankan mereka ikut memahami situasi dan posisi pelanggan mereka dan bersenang-senang dalam prosesnya.

Solusinya: buatlah  serangkaian simulasi dengan tiga karakter yang sangat berbeda menggunakan Dialog Simulasi – iSpring Suite. Semuanya memiliki latar belakang, kemampuan, sejarah, sumber daya, dan prioritas yang sangat berbeda. Karakter yang beragam ini mewakili jangkauan nasabah mereka dan membantu pelajar mendapatkan keakraban dengan produk dan layanan perbankan yang memenuhi kebutuhan mereka.

                   

Peserta didik bertemu setiap karakter di masa dewasa muda paruh baya dan tahun-tahun senior. Selama setiap simulasi selama satu jam, pelajar membuat keputusan hidup yang memengaruhi kesehatan finansial karakter.

                   

Sama seperti dalam kehidupan nyata, kejadian tak terduga seperti penyakit, kecelakaan, dan PHK muncul di setiap simulasi. Tantangan-tantangan ini membantu pelajar berempati dengan pelanggan yang menghadapi situasi ini—dan menunjukkan kepada mereka bahwa kepuasan hidup dan kesuksesan finansial dapat berubah dalam sekejap.

Konten yang Selaras Antara Teori dan Praktek

Kami semua berbelanja secara online untuk penawaran yang terbaik dan pakar pemasaran ingin membantu pelanggan berbelanja lebih cerdas dengan menawarkan pengalaman eCommerce yang mulus di semua situs mitra dan aplikasi selulernya untuk mendorong penjualan dan pertumbuhan. Untuk memenuhi tujuan itu, merek perlu meningkatkan tenaga penjualan globalnya dalam konsep dan strategi eCommerce.

Tim L&D memulai program peningkatan keterampilan dengan tiga level konten siap pakai yang berkualitas tinggi: dari konsep dan metode eCommerce dasar hingga proyek akhir, yang meminta peserta didik untuk membuat strategi eCommerce mereka sendiri.

Tim marketing ingin memberikan pemahaman yang kuat tentang eCommerce kepada pelajar tetapi tim L&D menemukan bahwa pelajar membutuhkan lebih banyak bantuan untuk menerapkan konsep inti eCommerce ke akun mereka sendiri. Tim ingin membantu pelajar menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik : kasus yang sempurna membuat ide konten eLearning yang menarik.

Solusinya: Buatlah setidaknya lima modul pelajaran eCommerce interaktif yang ditargetkan untuk bisnis, budaya, dan strategi penjualannya. Konten pembelajaran ini menampilkan secara visual, interaktif, dan bercerita untuk melibatkan pelajar dan memicu pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana menerapkan strategi eCommerce.

10 May 2022

Cara Mudah Membuat Video Presentasi dengan PowerPoint

Pengguna internet saat ini lebih tertarik dengan konten berbasis video, dibandingkan dengan artikel, gambar dan media lainnya. Setiap harinya, orang – orang dapat menghabiskan waktu berjam jam untuk melihat video dan beralih dari video satu ke video lainnya. Ini lah mengapa banyak perusahaan menggunakan cara ini untuk kepentingan bisnis mereka. Salah satu bentuk video yang popular adalah video presentasi, dalam artikel ini kami akan membahas mengenai bagaimana cara mudah membuat video presentasi dengan PowerPoint.

Apa itu Video Presentasi?

Video presentasi adalah salah satu konten berdurasi beberapa menit yang berisi manfaat suatu produk, layanan, atau apapun dalam bentuk grafis yang menarik, teks singkat dan narasi yang sesuai. Biasanya video presentasi digunakan untuk kampanye pemasaran, pelatihan karyawan atau komunikasi dengan klien. Anda bisa membuat video presentasi dengan berbagai format, seperti menyertakan video animasi, screencast, video tutorial, presentasi produk atau slide PowerPoint, selain itu anda juga bisa narasikan dengan tampilan pembicara di dalamnya. Silahkan coba menggunakan  iSpring Suite untuk membuat format presentasi video yang menarik.

Cara mudah membuat video presentasi.

Setelah Anda mengetahui fungsi dari video presentasi, berikut cara mudah membuat video presentasi dengan PowerPoint dengan menggunakan iSpring Suite. iSpring Suite adalah alat yang mudah digunakan untuk membuat video presentasi interaktif , Anda dapat mengonversi presentasi yang telah Anda buat di PowerPoint, merekam video terpisah, atau menggabungkan keduanya untuk membuat presentasi dengan pembicara didalamnya. Jika Anda belum memiliki iSpring Suite, silahkan unduh secara gratis dan instal di komputer Anda sekarang.

Langkah 1. Tambahkan narasi video

Buka presentasi Anda di PowerPoint. Lalu buka tab iSpring Suite dan klik Manage  Narration.

Setelah jendela iSpring Narration Editor muncul, Anda dapat merekam narasi video baru atau mengimpor file video yang ada.

Mengimpor file video

Untuk mengimpor file video yang ada, klik tombol Video di tab Impor.

Temukan file video dan klik tombol Open. Anda dapat menyisipkan beberapa video sekaligus. Untuk melakukannya, tekan dan tahan tombol Ctrl sambil memilih beberapa file.

Pada menu Impor Video, Anda memiliki pilihan untuk mengimpor video Anda pada posisi kursor saat ini atau di awal slide pilihan Anda.

Note : Jika Anda memilih untuk mengimpor video Anda di awal slide tertentu, Anda akan memiliki opsi untuk memilih opsi Sesuaikan durasi slide. Ini akan menyesuaikan slide yang telah Anda pilih dengan panjang video Anda.

Merekam narasi

Untuk merekam diri Anda sedang bercerita di webcam, klik tombol Record Video pada menu editor toolbar.

Panel Rekam Video Narasi akan muncul.Anda dapat menambahkan narasi video untuk satu atau beberapa slide sekaligus. Untuk merekam video untuk slide saat ini, tandai Hanya proses slide saat ini.

Langkah 2. Sinkronkan video dengan slide

Proses sinkronisasi cukup mudah digunakan. Cukup tempatkan kursor di mana sinkronisasi akan dimulai dan klik tombol Sync pada toolbar. Panel Sinkronisasi akan muncul di atas garis waktu. Klik tombol Mulai Sinkron untuk memulai proses.

Tombol Start Sync  akan diganti dengan tombol Next Slide atau Next Animation, tergantung pada elemen berikutnya dalam presentasi Anda. Klik tombol-tombol itu pada saat yang tepat. Tekan tombol Animasi Berikutnya pada titik di narasi tempat Anda ingin memulai animasi berikutnya. Misalnya, jika Anda mencantumkan informasi, Anda dapat membuat setiap item baru muncul saat narator menyebutkannya dalam narasi video.

Setelah Anda selesai, klik Selesai untuk keluar dari mode Sinkronisasi. Kemudian tekan tombol Simpan & Tutup di sudut kiri atas.

Langkah 3. Ganti tata letak di properti slide

iSpring memungkinkan Anda untuk mempublikasikan materi menggunakan salah satu dari dua pemutar: tampilan Universal yang dapat disesuaikan atau tampilan Video Lecture, yang menampilkan presentasi dalam tata letak 50/50 dan memungkinkan pemirsa untuk mengubah proporsi antara video dan slide kapan saja.

Langkah 4. Publikasikan presentasi video Anda

Ketika presentasi video Anda sudah siap, langkah terakhir adalah mempublikasikannya ke format web sehingga dapat diakses dengan mudah melalui browser.

Pada menu Publish Presentation, pilih tab My Computer dari menu sebelah kiri. Masukkan judul presentasi dan pilih folder Lokal tempat presentasi akan disimpan. Di bawah Opsi Output, pilih format. Kami akan memublikasikan ke format HTML5 untuk membuat presentasi video kami diputar dengan mulus di semua platform dan perangkat.

Untuk membuat presentasi Anda lebih baik, pertimbangkan tip berikut untuk membuat presentasi video yang sukses:

Buat video Anda pendek dan menarik. Pertahankan klip video Anda cukup lama untuk memikat perhatian audiens Anda, tetapi cukup pendek untuk memicu rasa ingin tahu. Tujuan Anda adalah mempertahankan minat pemirsa dengan durasi optimal tidak lebih dari 4-7 menit.

Buat tujuan dan sasaran di awal presentasi dan tidak menyimpang dari pesan. Teks dan visual Anda harus berhubungan dengan materi pelajaran dan tidak mengurangi tujuan presentasi video Anda.

Tambahkan elemen yang menarik. Perkaya presentasi video Anda dengan konten yang bermanfaat dan menarik. Misalnya, tambahkan musik, infografis penuh warna, sematkan video YouTube, atau sisipkan kuis interaktif untuk melibatkan pelajar secara efektif.

Akhiri dengan catatan yang bermakna. Tinggalkan audiens Anda dengan sesuatu yang dapat mereka ambil dari presentasi. Ide, cerita pendek, representasi visual produk Anda, atau bahkan tautan ke situs web Anda berfungsi untuk memberikan akhir yang kuat yang diperlukan untuk menciptakan kesan yang bertahan lama.

12 Apr 2022

7 Cara Mudah Membuat Materi Pelatihan Online berbasis Video

Sebuah video dapat mengandung banyak arti dan bisa menarik banyak perhatian bagi pemirsanya. Materi yang dikembangkan dengan video memudahkan pelajar atau siswa dalam memahami materi lebih dalam. Membuat materi berbasis video bisa menjadi kendala bagi sebagian orang karena kurangnya kemampuan untuk membuat video, namun saat ini sudah banyak alat atau aplikasi yang dapat membantu pemula untuk membuat video yang menarik dan tampak professional. Artikel ini membahas mengenai 7 cara mudah membuat materi pelatihan online berbasis video yang dapat membantu anda membuat materi pelatihan online berbasis video.

Lakukan analisis pembelajaran

Semua video pelatihan yang sukses dimulai dengan analisis pembelajaran komprehensif yang akan membantu Anda menentukan dua faktor utama yaitu :
  1. Maksud/sasaran video
  2. Jenis Penonton
Menentukan tujuan pembuatan pembelajaran berbasis video memudahkan pemirsa untuk mengetahui pesan dari video tersebut. Sebaiknya anda meneliti topik dan mengumpulkan informasi terlebih dahulu sebelum membuat materi. Menentukan audiens membantu Anda menyesuaikan konten video dengan pelajar. Anda dapat menentukan seberapa dalam konten yang dibutuhkan, atau jika langkah-langkah tertentu dapat dilewati karena pembelajar sudah memiliki pemahaman yang baik tentang topik tersebut.

Siapkan konten

Setelah menyelesaikan analisis pembelajaran, Anda perlu menentukan jenis video yang akan Anda buat dan menyiapkan konten video. Lebih mudahnya, kami sarankan untuk memecahnya menjadi beberapa tahap yang lebih kecil.

Mulailah dengan mengambil garis besar. Kumpulkan semua hasil penelitian Anda dan putuskan apa yang perlu dimasukkan dalam video dan apa yang bisa dipotong. Analisis semua konten dan pastikan dalam urutan yang tidak melewatkan langkah atau membingungkan pelajar.

Anda juga bisa membuat storyboard atau garis besar visual dari video atau kursus. Fungsinya  sebagai rencana induk atau pandangan menyeluruh dari keseluruhan proses. Untuk pembuatan video, storyboard biasanya berisi urutan pengambilan gambar.

Setelah anda membuat storyboard, lalu tulislah skrip. Anda dapat menulis naskah secara lengkap atau menyusunnya kata demi kata. Opsi ini sangat bagus karena Anda tidak akan melewatkan poin penting apa pun. Tetapi jika presenter kurang berpengalaman, bisa sangat jelas bahwa mereka sedang membaca naskah dan terdengar agak kaku.

Tip: Selalu baca skrip dengan keras untuk memastikan skrip mengalir dan periksa waktunya. Tambahkan anotasi untuk mengingatkan diri Anda di mana harus berhenti, di mana harus memperlambat, dan di mana harus menekankan. Sertakan petunjuk penting seperti di mana presenter harus berdiri, atau kapan mereka harus melihat ke kamera. Terakhir, siapkan konten tambahan seperti visual, slide, atau alat peraga yang mungkin Anda gunakan.

Siapkan ruang rekaman Anda

Langkah ini sangat penting jika Anda akan membuat video presentasi atau berbicara langsung. Merekam dengan tidak adanya persiapan tidak hanya memengaruhi kualitas video Anda, tetapi juga dapat mengganggu. Jadi luangkan waktu untuk memvisualisasikan bagaimana Anda ingin lingkungan rekaman Anda terlihat.

Jika anda ingin membuat video presentasi, berbicara langsung atau screencast, silahkan unduh iSpring Suite Max. Proses pembuatan video sangat sederhana dengan iSpring. Yang Anda butuhkan hanyalah komputer dengan perangkat lunak yang diinstal, mikrofon, dan webcam USB. Jika Anda kekurangan waktu atau anggaran, Anda bahkan dapat melewatkan mikrofon dan webcam dan menggunakan mikrofon dan kamera bawaan laptop Anda. Setelah perangkat Anda beres, cukup buka perekam video, dan iSpring akan secara otomatis mendeteksi peralatan Anda.

Rekam video Anda

Selanjutnya, anda bisa memulai merekam. Buka iSpring Suite dan klik Create Atau Anda bisa buka PowerPoint, dan Anda akan melihat tab iSpring Suite pada menunya. Klik Screen Recording → New Recording. Setelah Anda klik Screen Recording, anda bisa memilih untuk membuat video berdasarkan kebutuhan Anda.

Tip: Selama perekaman, jeda secara teratur untuk mengatur napas dan biarkan informasi bernapas. Jika Anda kesulitan berbicara atau melakukan kesalahan, cukup berhenti sejenak dan tarik napas dalam-dalam, lalu lanjutkan dari bagian terakhir yang Anda tinggalkan. Anda dapat memotong kesalahan selama proses pengeditan.

Edit video Anda

Setelah Anda berhenti merekam, video secara otomatis terbuka di editor iSpring. Anda tidak perlu melakukan sesuatu yang sulit untuk memberikan polesan profesional pada video. Mulailah dengan mengedit apa pun yang dapat mengalihkan perhatian siswa atau membuat video terlihat berantakan. Sekarang setelah Anda merapikannya, mainkan dengan opsi iSpring untuk meningkatkan keterlibatan pelajar dan membuat video yang lebih dinamis.

Unggah video ke kursus online Anda

Anda mungkin ingin membuat video sebagai bagian dari kursus berbasis slide Anda. Ini sangat mudah dengan iSpring Suite Max. Toolkit ini tidak hanya mencakup studio video, tetapi juga alat berbasis PowerPoint untuk membuat kursus, serta alat pembuat konten lainnya. Cukup buat kursus dengan cara yang sama seperti Anda membuat presentasi PPT, dan unggah video Anda.

Bagikan kursus online Anda

Setelah Anda sudah selesai membuat materi video tersebut, ada cara termudah untuk membagikan kepada peserta didik atau siswa anda. Silahkan bagikan melalui sistem manajemen pembelelajaran (LMS), anda bisa melacak kemajuan mereka dan memberikan tugas kepada peserta didik anda.

Jika Anda tidak belum memiliki LMS, silahkan coba iSpring Learn. Ini adalah platform pembelajaran yang memungkinkan Anda untuk mengotomatisasi tugas-tugas manajemen pelatihan, membangun jalur pembelajaran yang dipersonalisasi untuk kursus online, dan membuat laporan khusus. Peserta didik dapat dengan mudah mengakses kursus online, video instruksional, dan konten pembelajaran lainnya pada waktu yang sesuai untuk mereka.

Kesimpulan

Kami berharap artikel ini dapat membantu anda untuk membuat materi pembelajaran online berbasis video dengan lebih mudah. Video pelatihan dapat menambah nilai keterlibatan pelajar dan meningkatkan retensi. Dengan perangkat lunak yang tepat, Anda dapat membuat kursus eLearning Anda sendiri yang menarik, lengkap dengan video, interaktivitas, dan kuis, untuk memberikan pelatihan terbaik kepada siswa Anda.  
15 Mar 2022

5 Ide Konten Pelatihan Untuk Tim Customer Service

Customer Service atau pelayanan pelanggan adalah pintu utama dalam proses penjualan, karena Customer Service atau CS memberikan informasi pertama kepada para pelanggan atau calon konsumen. Ketika CS anda tidak dapat memahami apa yang dibutuhkan dan dimaksudkan oleh konsumen, hal ini dapat memberikan pengalaman buruk bagi pelanggan yang nantinya dapat menyebabkan kerugian penjualan. Bangunlah hubungan yang kuat kepada calon pelanggan untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan menjadikan pelanggan anda menjadi pelanggan yang loyal.

Dalam skenario pelayanan pelanggan yang sulit, tidak semua tim anda secara cepat dapat memberikan jawaban atau solusi yang tepat. Namun, jika kita lihat permasalahan yang terjadi kebanyakan adalah berulang. Apa pun situasi yang dihadapi oleh customer service anda, cara terbaik untuk memberikan solusi adalah dengan memberikan pelatihan profesional yang berkelanjutan dengan metode pelatihan role – playing, dimana CS anda seolah olah sedang menghadapi masalah tersebut dan bagaimana komunikasi yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Berikut 5 ide konten pelatihan untuk tim customer service anda yang bisa anda gunakan.

Apa Itu Skenario Role – Playing ?

Skenario Role – Playing adalah skenario dimana dua orang atau lebih bertindak dalam peran dan situasi tertentu. Biasanya, anggota senior perusahaan Anda (misalnya, manajer, supervisor) atau perwakilan pembelajaran & pengembangan akan berperan sebagai pelanggan yang marah atau tidak puas, dan karyawan Anda akan memberikan solusi langsung. Berdasarkan tanggapan mereka, pelatih akan mampu menjembatani kesenjangan pengetahuan atau mengarahkan mereka ke arah yang benar.

Sebagai pemilik perusahaan atau manajer perekrutan, Anda juga dapat menggunakan skenario Role – Playing selama proses orientasi untuk menentukan bagaimana pendatang baru akan mendekati situasi umum di perusahaan Anda. Cukup panggungkan sebuah adegan dan beri mereka waktu untuk memikirkan bagaimana mereka akan bereaksi. Tanggapan mereka akan menentukan apakah mereka cocok, apakah mereka berpengetahuan luas dan berpengalaman, atau apakah Anda harus meneruskannya.

Ide Konten Role – Playing yang Menarik

Banyak bisnis menggunakan Role – Playing sebagai bagian dari program pelatihan mereka. Manfaat dari metode pelatihan ini adalah dapat membangun kepercayaan diri untuk situasi actual nantinya, mengurangi kesalahan dalam permasalahan yang terjadi, memberikan pendekatan yang terbaik dan memberikan keterampilan komunikasi yang lebih baik. Berikut 5 ide konten pelatihan untuk tim customer service anda.  
  1. Pelanggan yang Tidak Sabar
Seorang pelanggan memesan produk secara online dan mereka masih belum menerimanya. Meskipun keterlambatan pengiriman mungkin bukan kesalahan anda, namun respon anda akan mempengaruhi sikap dari pelanggan. Jadi hal penting yang harus anda lakukan adalah meminta maaf terlebih dahulu dan meyakinkan mereka bahwa anda sedang berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Solusi lainnya anda dapat menawarkan diskon untuk pemesanan selanjutnya atau memberikan pengiriman gratis kepada pelanggan.
  1. Pelanggan yang Tidak Puas
Seorang pelanggan telah membeli komputer game baru dan mengklaim bahwa tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh pabrikan. Pahami terlabih dahulu penyebab konsumen merasa kurang puas dengan produk yang ia terima atau rekomendasikan alternative yang lebih baik dan jangan terburu buru untuk melakukan pengembalian dana.
  1. Pelanggan yang Marah
Pelanggan yang marah lalu berteriak melalui telepon mengenai kerusakan dan kerugian yang akan ia alami. Pertama, cobalah untuk menenangkan mereka dengan meminta maaf dan tunjukan rasa empati atas situasi yang terjadi.Terlepas dari apakah perusahaan atau pelanggan yang bersalah, cobalah untuk menyelesaikan masalah tersebut.
  1. Pelanggan Hemat
Seorang pelanggan tertarik untuk membeli produk Anda tetapi kecewa dengan harga yang tertera. Walaupun harga biasanya sudah ditetapkan, jangan abaikan pelanggan dengan sikap dingin, lebih baik dengan tenang membenarkan harga dan menjelaskan fitur unik produk. Dan jika memungkinkan, temukan cara lain untuk meringankan beban keuangan, seperti tambahan gratis atau pembiayaan.
  1. Ketika Anda Tidak Tahu Jawabannya
Seorang pelanggan tertarik pada salah satu produk terlaris Anda dan ingin tahu kapan produk itu akan tersedia kembali. Jika Anda hanya mengatakan “Saya tidak tahu” atau “Periksa kembali nanti”, mereka mungkin mengabaikan pembelian sama sekali. Hal terbaik untuk dilakukan di sini adalah meyakinkan mereka bahwa Anda akan membalas mereka dengan jawaban. Dan sebelum mereka berpotensi memutuskan untuk pergi ke tempat lain, rekomendasikan produk alternatif yang tersedia.

5 ide konten pelatihan untuk tim customer anda telah disampaikan sebelumnya, dengan ide tersebut Anda dapat mengubah skenario layanan pelanggan menjadi simulasi dialog menggunakan alat pembuat kursus seperti iSpring Suite. Simulasi dialog adalah latihan interaktif yang meniru percakapan nyata dengan pelanggan dan membantu orang menguasai keterampilan komunikasi tanpa risiko merusak hubungan dengan klien.

Setiap jenis skenario bercabang menjadi beberapa opsi. Misalnya, jika pelanggan mengalami masalah dengan suatu produk, langkah pertama untuk menyelesaikannya adalah menentukan siapa yang bertanggung jawab. Seperti yang ditunjukkan di atas, jika ini adalah masalah produk yang diterima cacat atau pelanggan yang marah, akan menghasilkan respons yang berbeda. Namun, bagaimana Anda mengekspresikan semua opsi yang berbeda ini dengan cara yang memungkinkan karyawan Anda untuk secara alami menavigasi lingkungan virtual ini?

Dengan iSpring Suite, Anda dapat membangun skenario dialog dan struktur yang terorganisir dengan baik yang dapat Anda manipulasi dengan satu klik mouse.

Buat Simulasi Sialog di iSpring Suite

Untuk membuat percakapan menjadi lebih kompleks dan realistis, Anda dapat menambahkan lokasi dan karakter. Anda dapat mengunggah gambar Anda sendiri atau menggunakan koleksi bawaan. Perpustakaan Konten iSpring menawarkan karakter yang beragam dari berbagai usia, kelompok etnis, dan profesi, dan banyak koleksi latar belakang yang cocok untuk situasi bisnis, manufaktur, pendidikan, kedokteran, dan perjalanan.

Bagian terbaik dari skenario layanan pelanggan online adalah karyawan Anda dapat menyelami simulasi sambil memilih respons yang secara alami selaras dengan cara mereka bertindak dalam kehidupan nyata. Berdasarkan tanggapan mereka dan skenario bercabang yang telah Anda rancang sebelumnya, mereka akan menerima umpan balik tentang kemajuan mereka.

     
15 Feb 2022

Penggunaan Mobile Learning Sebagai Media Pembelajaran Online

Perangkat seluler atau yang kita kenal dengan smartphone saat ini sudah banyak digunakan oleh semua orang. Semua aktivitas dilakukan secara online, tak terkecuali untuk media pembelajaran. Mobile learning adalah salah satu media pembelajaran online melalui perangkat seluler, dimana anda bisa mengkasesnya kapan saja dan dimana saja. Artikel ini akan membahas mengenai penggunaan mobile learning sebagai media pembelajaran online.

Apa itu Mobile Learning ?

Pembelajaran melalui perangkat seluler  atau  m-Learning, adalah pembelajaran di mana saja dan kapan saja yang didukung oleh perangkat seluler yang digunakan peserta didik untuk mengakses konten. Perangkat yang memungkinkan pembelajaran seluler adalah gadget seperti smartphone  dan tablet. Dengan m-Learning, siswa dapat mempelajari pelajaran yang ditugaskan, video ceramah, dan mengikuti tes langsung dari perangkat mereka.

Melalui m-learning sebagai media pembelajaran online, para siswa tidak terikat pada lokasi atau jadwal tertentu. Siswa dapat mengakses konten belajar sama saat mereka mengakses konten di media social, seperti instagram dimana kontennya lebih beragam, menarik, penuh dengan animasi dll.  Berikut beberapa keuntungan saat menggunakan m-learning sebagai media pembelalajaran online :

  • Siswa dapat mengakses materi yang bermanfaat tepat saat mereka membutuhkannya. Yang diperlukan hanyalah mengeluarkan smartphone dari saku mereka.
  • M-learning bersifat praktis dan berorientasi pada tugas. Ini sempurna untuk konten tutorial, langkah demi langkah, panduan ringkas, dan latihan mini – semua yang membantu mempraktikkan keterampilan baru.
  • Pelajar dapat menjangkau rekan-rekan atau instruktur mereka dan menemukan dukungan yang dibutuhkan dengan mudah. Mereka dapat meninggalkan komentar, berpartisipasi dalam forum diskusi, dan tetap terhubung sebagai komunitas.

Lalu apa perbedaan dengan pembelajaran e-Learning , mungkin ini menjadi pertanyaan bagi anda saat mendengar pembelajaran online. Perbedaan dasar dari keduanya adalah media yang di gunakan saat mengakses materi, namun ada beberapa point penting yang bisa kita pertimbangkan saat akan membuat materi pembelajaran secara online. Pertama adalah tujuan pembelajaran, jika anda ingin memberikan materi secara instan dan cepat ke siswa dan meraka dapat mempelajarinya tanpa terikat waktu maka m-learning adalah media pembelajaran online yang tepat.

Kedua durasi pembelajaran, umumnya pembalajaran online berdurasi 15-90 menit dengan menggunakan laptop atau computer dimana siswa harus menatap layar dengan waktu yang cukup lama. Dengan m-learning konten pembelajaran dapat dipersingkat menjadi beberap unit dengan durasi 3-5 menit , siswa akan lebih mudah mengaksesnya dan meraka bisa belajar sambil mengerjakan tugas lainnya.Dan yang ketiga adalah cara mengakses materi yang berbeda, e-Learning dapat diakses di browser tanpa perangkat khusus sedangkan m-learning harus menyediakan konten materi yang bisa di akses di IOS dan Android.

M-learning  dalam Pelatihan Perusahaan

Anda mungkin sudah familiar dengan praktik eLearning dalam pelatihan perusahaan atau memiliki program pelatihan online di perusahaan Anda. Jika demikian, karyawan Anda mungkin mengambil kursus selama istirahat kerja mereka menggunakan PC desktop di kantor. Lalu bagaimana dengan tim penjualan dan orang lain yang bekerja di lapangan, atau mereka yang sering melakukan perjalanan bisnis. M-learning  dapat mengatasi kendala dalam melatih karyawan yang tidak selalu dikantor. Mari kita lihat beberapa cara yang dapat menerapkan m-Learning di perusahaan Anda.
  • Pelatihan tim penjualan. Anda bisa membuat kursus mikro yang dapat disesuaikan dengan jadwal tim yang ketat dan belajar di antara pertemuan dengan pelanggan. Tenaga penjualan dapat menavigasi spesifikasi produk, menjelajahi data penjualan yang dibutuhkan, atau menemukan jawaban atas pertanyaan klien dalam hitungan detik.
  • Pelatihan pengetahuan produk. Di mana pun karyawan jarak jauh Anda berada, Anda dapat memberi mereka semua pelatihan yang konsisten tentang produk, fitur, pembaruan perusahaan Anda, dll. Dengan pembelajaran seluler, Anda dapat memberi tahu seluruh staf tentang semua hal baru dalam sekejap sehingga mereka dapat mengakses informasi di smartphone mereka.
  • Pelatihan soft skill. Jika Anda mengundang peserta didik Anda untuk mengambil kursus setelah jam kerja, lebih baik menggunakan kursus dan materi yang tidak membebani mereka dan tidak akan menyebabkan kelebihan kognitif di luar jam kerja. Kursus tentang keterampilan komunikasi dan teknik pemecahan masalah lebih mudah dan berorientasi pada pengembangan diri, mudah disampaikan dalam format mikro,  dan dapat menjadi bagian dari hobi karyawan.
  • Orientasi karyawan baru. Anda dapat memperkenalkan budaya perusahaan Anda, mengatur program orientasi, dan memberikan panduan awal tentang tugas pekerjaan sebelum hari pertama. Karyawan dapat mempelajari semua info yang diperlukan di smartphone sebelum mereka mulai bekerja, dan Anda menghemat waktu untuk pengenalan dan pengarahan.

Silahkan klik link ini untuk mengetahui bagaimana cara membuat media pembelajaran yang efektif dalam perusahaan  ====>  Metode eLearning Efektif dalam Perusahaan

Aplikasi seluler ada untuk memastikan pengalaman belajar yang lancar bagi pengguna . Mereka mengunduhnya ke perangkat mereka dari playstore lalu menginstalnya, dan menggunakannya untuk mempelajari materi yang ditugaskan. Anda bisa menggunakan iSpring sebagai media atau pun tools untuk membuat dan mengakses konten pembelajaran.

  • iSpring Suite, Tools yang membantu Anda membuat konten mobile learning dengan mudah
  • iSpring Learn, sistem manajemen pembelajaran
  • iSpring Learn, aplikasi seluler gratis untuk iOS dan Android. Belajar di perangkat apa pun.
17 Jan 2022

Pelatihan Online Microlearning Untuk Meningkatkan Tim Penjualan Anda

Dalam penelitian, ketika mengadakan pelatihan secara berkelanjutan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan yang lebih tinggi jika dibandingkan tidak ada pelatihan. Oleh karena itu sebaiknya perusahaan memberikan pelatihan secara reguler kepada karyawan khusunya untuk tim penjualan. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa tenaga penjualan mempelajari sesuatu yang baru, memperbarui diri dengan informasi terbaru tentang produk, layanan dan perkembangan terkini perusahaan dan bergerak maju di pasar yang kompetitif.

Modul microlearning sangat ideal untuk pelatihan bagi tim penjualan, karena tim penjualan selalu bergerak dengan jadwal dan mereka perlu memiliki informasi terbaru mengenai produk dan layanan dengan cepat dan mudah. Microlearning dapat memberikan pelatihan yang efektif dan cepat, berikut adalah penjelasan bagaimana pelatihan online microlearning dapat meningkatkan tim penjualan Anda.

Gunakan Pendekatan Terfokus dalam Pembelajaran Microlearning

Tim penjualan Anda harus mengetahui setiap detail tentang produk atau layanan Anda, perubahan, peningkatan, dan lainnya. Mereka harus menjelaskan fitur dan nilai produk Anda kepada prospek. Tim penjualan Anda selalu perlu melakukan berbagai tugas berulang kali. Oleh karena itu, mereka harus teliti dan tekun dalam melakukan tugas-tugas tersebut. Mereka juga membutuhkan latihan sehari-hari untuk menyempurnakannya.

Dengan bantuan alat authoring seperti iSpring, Anda dapat merancang dan mengembangkan modul microlearning sebagai bagian dari pelatihan penjualan untuk mengatasi semua persyaratan pembelajaran tim penjualan Anda. Pelatihan penjualan terfokus selalu memberdayakan karyawan penjualan yang mengarah ke hasil kinerja tinggi.

Sertakan Alat Seperti Penguat Memori dan Alat Bantu Kerja dalam Pelatihan Online

Anda juga dapat menyediakan berbagai panduan lainnya sebagai penguat memori dan alat bantu kerja seperti PDF, diagram, materi interaktif  atau infografis. Alat bantu kerja adalah representasi grafis dari suatu proses, metode, atau solusi dan dapat dikembangkan sebagai alat statis atau interaktif. Penguat memori membantu tenaga penjualan Anda mengingat konsep-konsep kunci yang dipelajari melalui pelatihan microlearning pada saat dibutuhkan. Dengan penguat memori, penarikan informasi akan menjadi mudah, kapan saja dan di mana saja, sebagai bagian dari pekerjaan mereka sehari-hari. Semua metode ini dapat digunakan dalam modul pelatihan penjualan tim anda contohnya panduan cara mengatasi keluhan dari calon pembeli.

Sertakan Fitur “Coba Saya” Untuk Menciptakan Antusiasme

Anda dapat memasukkan jenis konten interaktif seperti “show-me” atau “try-it” dalam pelatihan penjualan untuk menciptakan antusiasme para pelajar. biasanya mencakup pertanyaan berbasis skenario yang mengharuskan peserta didik untuk memilih bagaimana menanggapi situasi tertentu.

Anda juga dapat memasukkan pertanyaan berdasarkan proses seperti langkah-langkah penjualan, metode penjualan, dll. Tenaga penjualan Anda menerima umpan balik langsung untuk mengetahui apakah mereka memahami konsep atau tidak atau apakah mereka menyelesaikan proses dengan benar. Anda dapat menawarkan pertanyaan-pertanyaan ini sebagai bagian dari modul pembelajaran mikro.

Kesimpulan

Microlearning dapat membantu tenaga penjualan Anda tetap mengikuti perkembangan terbaru, teknik penjualan, strategi, tren, dan wawasan konsumen. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan microlearning dalam pelatihan penjualan untuk secara konsisten menyelaraskan tenaga penjualan dengan tujuan bisnis Anda.

Buat kursus microlearning secara online dengan iSpring Page, anda dan tim dapat membuat materi secara bersama dan mempublikasikan ke SCROM untuk LMS anda. Pelajar dapat dengan mudah mengaksesnya tanpa batas waktu dan segera mempraktikkan pengetahuan baru.

10 Jan 2022

Authoring SCROM Tools Terbaik untuk Media e-Learning

Authoring SCROM tools adalah perangkat lunak yang dapat membantu anda untuk membuat konten dengan berbagai aktivitas berbeda, seperti kuis, simulasi dialog dan pelatihan video. Saat ini ada dua versi SCORM yang digunakan: 1.2, dan 2004. Masing-masing memiliki fitur teknisnya sendiri. Misalnya, SCORM 2004 memberikan informasi yang lebih rinci dalam hal pelaporan. Jika Anda akan membuat kursus untuk LMS tertentu, Anda perlu mengetahui versi SCORM yang dapat mendukung platform Anda. Berikut Authoring SCROM Tools terbaik untuk media e-Learning.

Jenis – jenis Authoring SCORM Tools

SCORM Authoring Tools sangat bervariasi namun dapat di bagi menjadi dua kelompok,  Desktop authoring tools dan Web-based authoring tools. Cara menggunakan Desktop authoring tools  adalah dengan menginstall perangkat lunak pada computer,  Anda tidak memerlukan internet untuk mengkasesnya. Umumnya desktop tools memiliku fitur penulisan yang lebih canggih dan beragam. Web-based authoring tools adalah layanan yang bisa di gunakan kapan saja dan memerlukan akses internet untuk bisa mengaksesnya di browser. Untuk versi ini dapat menjadi pilihan bagi anda yang bekerja jarak jauh.

iSpring Suite Max

Type: Desktop + web-based

SCORM support: 1.2 / 2004

Platform: Windows

Price: $970/year per author

iSpring Suite Max adalah toolkit pembuatan SCORM yang mencakup add-in PowerPoint dan sejumlah instrumen mandiri, masing-masing mengkhususkan diri dalam membuat jenis konten pembelajaran tertentu. Misalnya, QuizMaker digunakan untuk membuat kuis, Cam Pro memungkinkan Anda merekam dan mengedit screencast, Flip dapat mengonversi file PDF/DOC menjadi modul pembelajaran, dan seterusnya. Ada 7 alat berbeda secara keseluruhan, termasuk Pustaka Konten – kumpulan templat dan gambar yang telah dirancang sebelumnya yang dapat Anda gunakan dalam kursus Anda untuk menikmati proses yang lebih cepat daripada membuat desain sendiri.

Anda dapat mulai menggunakan iSpring Suite tanpa pengalaman sebelumnya dalam pembuatan eLearning. Dapatkan presentasi PowerPoint, tambahkan beberapa konten interaktif menggunakan alat khusus yang disertakan dalam Suite, dan publikasikan kursus SCORM siap-seluler yang dapat diunggah langsung ke LMS Anda.Spring Suite Max juga dilengkapi alat pembuatan online untuk membuat kursus dan tes sederhana langsung di browser. Coba iSpring Suite sekarang juga dengan mendaftar untuk uji coba gratis 30 hari.

Articulate 360

Type: Desktop + web-based

SCORM support: 1.2 / 2004

Platform: Windows

Price: $1,299/year per author

Articulate 360 adalah perangkat lunak lain yang kompatibel dengan SCORM yang menggabungkan pembuat kuis, perekam layar, dan banyak hal lainnya. Seperti iSpring Suite, ia dibangun untuk membuat slide interaktif dan menggabungkannya ke dalam modul eLearning. Menjadi aplikasi mandiri, ia menawarkan lebih banyak dalam hal pemrograman skenario pembelajaran yang berbeda. Seperti iSpring Suite, ia memiliki perpustakaan konten dengan template slide dan gambar karakter. Plus, ini termasuk solusi pembuatan online yang disebut “Rise” yang dapat digunakan untuk membuat konten SCORM sederhana di browser Anda.

Adobe Captivate

Type: Desktop

SCORM support: 1.2 / 2004

Platform: Windows / Mac

Price: $400/year per author

Adobe Captivate adalah perangkat lunak SCORM yang hadir sebagai pembuat konten berbasis slide mandiri dengan pembuat kuis, pembuat video interaktif, dan pustaka konten. Pada dasarnya, ia menawarkan fungsionalitas yang sebanding dengan Articulate dan iSpring, tetapi dengan beberapa fitur yang lebih canggih. Misalnya, ia memiliki instrumen terpisah untuk membuat simulasi perangkat lunak SCORM dan alat yang memungkinkan Anda membangun produk pembelajaran VR dengan menambahkan interaksi di atas gambar atau video 360°. Namun, dengan kekuatan yang besar muncul kurva pembelajaran yang hebat, jadi menggunakan yang satu ini membutuhkan pelatihan yang tiada duanya.

06 Dec 2021

Metode eLearning Efektif dalam Perusahaan

Mobile Learning atau pembelajaran melalui seluler adalah salah satu pendekatan dan pelatihan yang paling efektif untuk menyampaikan konten kepada pelajar pada saat dibutuhkan. Menggunakan mobile learning sebagai media pelatihan dapat meningkatkan kemampuan peserta didik secara real time, panduan yang bisa langsung digunakan dan retensi pengetahuan meningkat. Selain itu mobile learning  juga meningkatkan fleksibilitas belajar dengan memungkinkan karyawan Anda belajar di mana saja dan kapan saja, sehingga menjadi pilihan yang cocok untuk memungkinkan pembelajaran dalam alur kerja. Pembelajaran seluler memungkinkan pelajar untuk belajar saat bepergian dan memberi mereka kendali atas cara mereka belajar. Modul dan kursus pembelajaran seluler dapat dibuat menggunakan berbagai format desain yang sering digunakan pada ponsel cerdas dan tablet. Berikut beberapa penjelasan mengenai bagaimana mobile learning dapat digunakan dalam pelatihan

Modul Pembelajaran yang Singkat.

Module pembelajaran mobile learning menawarkan durasi pembelajaran yang singkat dengan berbagai topik dan keterampilan. Anda dapat merancang setiap modul untuk memenuhi hasil pembelajaran tertentu atau tujuan pelatihan. Anda dapat memberikannya kepada karyawan sebagai program pelatihan terjadwal atau sebagai bagian dari perjalanan pembelajaran berkelanjutan. Konten yang telah di buat dapat dihosting di platform pembelajaran mikro, aplikasi seluler, atau di LMS organisasi untuk memungkinkan pelajar menemukannya dengan mudah.Modul pembelajaran seluler berukuran kecil membuat pembelajaran menjadi mudah dan nyaman bagi karyawan Anda. Mereka dapat merujuk dan mengingat informasi di perangkat seluler mereka pada saat dibutuhkan. Dengan demikian, Anda dapat mendorong pembelajaran yang dipersonalisasi di antara karyawan Anda.

Sediakan Tools Tambahan untuk Media Pembelajaran.

Buatlah konten pembelajaran yang bisa membantu proses pembelajaran seperi dokumen pdf, workflow, infografis dll. Infografis adalah pendekatan visual kreatif lain yang membantu karyawan Anda mengingat dan menyimpan informasi tentang tugas sehari-hari mereka. PDF berfungsi sebagai penghitung yang siap untuk akses tepat waktu ke suatu konsep, prosedur, atau informasi spesifik. Alat pembuatan terbaru memungkinkan Anda membuat PDF interaktif yang berisi lebih banyak detail tentang topik, konsep, atau proses ke dalam satu PDF untuk akses mudah bagi karyawan Anda. Karyawan dapat menggunakan PDF seperti panduan pembelajaran singkat atau alat referensi cepat. Anda dapat menawarkan semua alat ini sebagai bagian dari mobile learning.

Video Pendek

Video adalah salah satu metode mobile learning paling populer yang dapat dengan mudah diintegrasikan dengan solusi pembelajaran lainnya. Video mudah diakses oleh karyawan Anda di perangkat favorit mereka seperti ponsel cerdas dan tablet. Video pendek dan terfokus 3 hingga 5 menit adalah cara yang bagus untuk menjelaskan suatu konsep, mengingat/menyegarkan kembali pengetahuan mereka tentang produk/layanan/strategi, dan membantu menyelesaikan masalah ketika karyawan Anda terjebak pada suatu titik dalam pekerjaan mereka. Video dapat mencakup animasi teks, animasi grafis, contoh ilustratif, interaktivitas, proses atau prosedur, saran dari pakar industri, dll. Misalnya, video pakar menawarkan saran yang tak ternilai kepada karyawan Anda, wawasan industri, sudut pandang, info terbaru, saran, dan banyak lagi langsung di ujung jari mereka. Dengan video explainer, konsep rumit dan proses kompleks menjadi mudah bagi karyawan Anda. Anda dapat menawarkan video pendek sebagai bagian dari pembelajaran seluler.

Gunakan Gamifikasi dalam Pelatihan Anda.

Desain pembelajaran berbasis permainan memungkinkan peserta didik untuk mengeksplorasi, menghadapi tantangan, dan mendapatkan penghargaan atas pencapaian yang telah dia lakukan. Kombinasi gamifikasi dan mobile learning memotivasi karyawan Anda untuk belajar sebagai bagian dari alur kerja mereka. Mereka dapat bermain game dan belajar sesuatu yang baru ketika mereka memiliki waktu luang atau ketika mereka ingin beristirahat dari jadwal sibuk mereka. Kuis berbasis game, evaluasi, dan fitur lain yang mudah diakses di smartphone atau tablet meningkatkan peluang pelajar mengakses konten saat mereka menginginkannya. Dengan demikian, gamification dapat dimasukkan dalam mobile learning agar karyawan dapat belajar dan bersenang-senang, dengan fokus pada pembelajaran dalam alur kerja.  

Kesimpulan

Pelatihan mobile learning sangat disarankan bagi perusahaan untuk menyiapkan sumberdaya yang mumpuni. iSpring Learn adalah media pembelajaran yang bisa mendukung pelatihan di perusahaan Anda. Peserta pelatihan dapat dengan mudah mengakses melalui semua perangkat, belajar secara offline, gamifikasi learning , video tutorial dan lain – lain.
08 Nov 2021

E-Learning Berbasis SCROM yang Bisa di Akses Melalui Smartphone

Tren pembelajaran akibat pandemi adalah berbasis seluler , dimana pengguna mengakses konten melalui smartphone, computer tablet atau device lainnya. SRCOM atau LMS adalah salah satu konten pembelajran interaktif yang bisa di akses melalui smartphone. Namun seiring berjalannya waktu, muncul pertanyaan baru apakah sistem SCROM dapat melacak catatan kelas melalui smartphone? bisakah mengakses materi secara offline ? , berikut  beberapa penjelasan untuk mengetahui bagaimana E-Learning berbasis SCROM yang bisa diakses melalui smartphone dapat membantu anda.

Apakah format SCROM bisa di akses di smartphone ?

Sebagian besar pengguna beranggapan bahwa SCROM tidak berfungsi di smartphone. Hal ini tidak benar karena SCORM bukan format konten, sehingga tidak memerlukan dukungan khusus yang diterapkan untuk bisa di akses di semua perangkat. Yang dibutuhkan agar berfungsi dengan baik adalah browser web modern dengan kemampuan untuk menjalankan kode JavaScript – semacam fungsi yang dapat Anda harapkan dari semua perangkat seluler saat ini. SCORM akan bekerja pada smartphone dan tablet jika konten pelatihan itu sendiri berfungsi.

Apakah kursus SCORM dapat ditampilkan dengan benar di smartphone ?

SCORM tidak memengaruhi tampilan konten Anda di browser – ingat, ini bukan format konten, ini hanya fitur layanan yang diterapkan di kursus Anda yang memungkinkannya berkomunikasi dengan LMS yang sesuai dengan SCORM. Jika kursus terlihat buruk di layar smartphone anda, mungkin karena alat pembuatnya tidak dapat menghasilkan konten siap-seluler, atau LMS mengalami masalah dalam menampilkan konten tersebut di layar yang lebih kecil. Jika Anda mencari alat pembuat kursus yang dapat menampilkan layar ponsel cerdas yang sesuai dengan SCORM, silahkan coba iSpring Suite.

Bagaimana cara untuk memastikan Kursus SCORM dapat di akses di mobile phone ?

Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil, sebaiknya Wi-Fi. Komputer desktop selalu terhubung ke beberapa jenis jaringan. Bahkan jika tidak ada koneksi internet, mungkin ada kabel yang menghubungkan perangkat ke semacam intranet tempat LMS perusahaan di-host. Ini berarti jika Anda mengikuti kursus pelatihan di komputer ini, statistik pelatihan Anda harus selalu tercatat dengan sempurna. Manfaatkan aplikasi khusus yang disediakan oleh LMS, seperti iSpring Learn. Dengan iSpring Learn anda bisa mengkases materi kursus SCROM secara offline dan nantinya ketika terkoneksi internet maka peloporan materi yang telah anda kerjakan menajdi terupdate, hal ini sangat memudahkan anda untuk bisa mengakses dan menyelesaikan kelas dengan tepat waktu .

Kesimpulan

Ada beberapa point pernting yang harus anda perhatikan mengenai kurus SCROM : SCORM bukan format konten seperti Flash atau HTML5, sehingga  tidak memengaruhi tampilan kursus Anda di layar. SCORM dapat digunakan di smartphone atau desktop.anda, dan SCORM hanya akan berfungsi dengan baik jika perangkat Anda memiliki koneksi internet yang stabil. Statistik pelatihan Anda tidak akan tercatat jika Anda mengikuti kursus secara offline. Untuk merekamnya, Anda perlu memanfaatkan aplikasi seluler seperti iSpring Learn.Dan jika Anda tidak yakin alat pembuatan konten elearning berbasis scrom  yang harus dipilih maka cobalah iSpring Suite. Ini adalah aplikasi desktop yang memberi Anda akses untuk membuat kuis, slide interaktif, kuliah video, dan banyak format konten lainnya.