All posts by Nurul Azizah

05 Oct 2020

6 Tantangan E-Learning yang Sering dihadapai Pengajar

1.Pengaturan

Banyak orang sudah terbiasa untuk belajar diruang kelas, pembelajaran yang tidak memerlukan ruang fisik atau belajar secara online menjadi hal baru bagi para siswa dan hal ini memerlukan waktu untuk membiasakannya. Salah satu aspek utama yang mempengaruhi transisi ke pembelajaran online adalah komunikasi. Model pengajaran tradisional memungkinkan siswa dan guru berinteraksi secara bebas. Pengajar harus melakukan yang terbaik untuk memastikan keefektifan komunikasi yang sama dalam pembelajaran secara online.

2. Pembelajaran Visual

Visual Learning adalah metode pembelajaran yang umum digunakan, perubahan pembelajaran secara online saat ini belum cukup untuk mengoptimalkan kebutuhan siswa akan pembelajaran secara visual. Alasannya adalah bahwa sebagian besar jenis media dirancang untuk konten tekstual. Namun, dengan eLearning pengajar dapat mengubah materi yang tekstual menjadi materi visual. Sebagian besar pengajar yang menggunakan eLearning menyadari bahwa mereka mengalami kemudahan dalam membuat materi. Misalnya, mereka dapat dengan mudah mengganti teks pada slide dengan gambar. Mungkin ada beberapa pengajar yang merasa sulit untuk beradaptasi dengan pendekatan ini, namun pada kenyataannya metode eLearning lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan belajar para siswa.

3. Informasi yang Beragam

Internet berisi banyak informasi tentang topik apa pun. eLearning memungkinkan siswa untuk menjelajahi berbagai bidang pengetahuan, memiliki akses ke semua jenis sumber namun tetap sesuai dengan kebutuhan materi yang akan disampaikan. Ketika memiliki terlalu banyak informasi yang tersedia, siswa dapat kehilangan arah dan disorientasi karena banyak informasi yang tidak relevan. Tanpa interaksi dengan instruktur, siswa mungkin merasa kesulitan dan kurang memahami tugas mereka. Oleh karena itu, penting untuk memberi siswa petunjuk yang jelas dan membuatnya sedetail mungkin.  

4. Kurangnya Motivasi

Motivasi siswa secara langsung bergantung pada seberapa menarik kursus online mereka. Jika suatu kursus membosankan, kemungkinan besar mereka akan merasa tidak cukup termotivasi. Saat berada di kelas, siswa bisa mendapatkan motivasi tambahan dari teman dan gurunya, namun hal tersebut tidak mungkin dilakukan saat belajar online. Solusi untuk masalah ini, serta banyak masalah lain yang terkait dengan eLearning, adalah memastikan komunikasi yang efektif. Kami juga menyarankan agar pengajar lebih berupaya untuk memberikan pengakuan sehingga siswa dapat melihat bahwa upaya mereka tidak luput dari perhatian guru.

5. Melemahnya Kemampuan Logis dan Intelektual

Banyak siswa modern yang terbiasa dengan teknologi untuk menyelesaikan tugas mereka. Berbagai aplikasi dan alat online membantu siswa mengumpulkan informasi dan melakukan tugas pemecahan masalah. Misalnya, siswa modern tidak perlu menganalisis konteks untuk memahami arti dari kata yang tidak dikenal. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan kuis. Kuis merangsang pemikiran abstrak dan mendorong otak untuk berpikir keras, terutama saat tugas tertentu harus diselesaikan dalam waktu terbatas. Kuis dapat berfungsi tidak hanya sebagai alat untuk menguji pengetahuan tetapi juga sebagai alat pembelajaran. Misalnya, pengajar dapat menyajikan beberapa proses atau konsep dalam bentuk latihan drag-and-drop yang tidak bertingkat.  

eLearning adalah pilihan yang efektif dan pandemi virus corona menjadikannya satu-satunya pendekatan yang tersedia untuk pengajar. Tentu saja ini sangat berbeda dengan metode pengajaran tradisional. Kami berharap tips kami dapat membantu Anda mengatasi tantangan yang sering terjadi dari pembelajaran online. iSpring adalah salah satu alat pengarang e-learning untuk membantu guru membuat platform pembelajaran interaktif.

 

 

14 Sep 2020

iSpring Suite Max, Kemudahan Membuat Konten eLearning

iSpring Suite Max kini hadir dengan kelengkapan fitur yang lebih beragam untuk melengkapi semua fitur yang ada di iSpring sebelumnya. Berikut beberapa fitur baru yang bisa Anda gunakan :
  • Saat ini Anda sudah bisa membuat kursus dengan cepat dan mudah karena iSpring dapat langsung di akses melalui browser.
  • Memungkinkan untuk kolaborasi tim, karena konten dapat dikerjakan oleh beberapa rekan Anda.
  • iSpring Suite Max menghadirkan kesederhanaan dan keteraturan dalam proses persetujuan proyek. Anda tidak perlu lagi mengirimkan salinan email proyek Anda ke anggota tim – cukup mengirimkan tautan.
  • Untuk mengembangkan konten, iSpring telah membuat API JavaScript menjadi terbuka dimana Anda dapat mengontrol konten iSpring dalam sistem layanan anda. Opsi ini berguna bagi meraka untuk bisa lebih banyak menerima data tentang interaksi pengguna dengan konten yang telah di buat.

Berkolaborasi dengan tim Anda

Anda bisa menambahkan teman anda untuk mengerjakan proyek bersamaan dengan menggunakan iSpring Space,  layanan ini berbasis online sehingga dapat berkolaborasi dalam pembuatan proyek eLearning.  Anda dapat mengunggah kursus atau konten yang telah Anda buat lalu membagikan kepada kolega di tempat yang telah tim Anda tentukan.  

Buat kursus microlearning online

Meskipun Anda tidak membawa laptop kerja dengan iSpring Suite, Anda dapat membuat kursus di laptop / desktop lain – cukup masuk ke iSpring Space dan buat konten menggunakan tools online baru kami. Microcourse adalah kegiatan pembelajaran interaktif dengan gambar, bab, dan navigasi. Anda dapat menggunakan kembali hampir semua dokumen teks atau instruksi dan mengubahnya menjadi kursus online hanya dengan menyalin dan menempel teks dan gambar.  

Simpan semua proyek Anda di satu lokasi

iSpring Space juga menyediakan penyimpanan yang praktis dan aman untuk proyek eLearning Anda. Anda dapat menyimpan templat kursus, kuis, dan simulasi, serta proyek yang diselesaikan. File Anda selalu dalam jangkauan. Setiap penulis memiliki ruang penyimpanan 20GB. Jika Anda merasa itu tidak cukup untuk proyek tim Anda, Anda dapat meningkatkannya kapan saja.

Dapatkan data terperinci dari kursus dengan JavaScript API

JavaScript API memungkinkan Anda melacak kemajuan pelajar dengan presisi. Ini dapat melaporkan ke sistem Anda berapa banyak slide yang dilihat, di mana slide yang dihentikan pelajar, skor untuk grup pertanyaan tertentu, dan banyak lagi. Opsi ini dapat berguna jika Anda menyampaikan kursus dalam LMS khusus yang tidak mendukung format eLearning standar dan Anda perlu memantau kemajuan dan kinerja peserta.
24 Aug 2020

Cara Efektif Pelatihan Karyawan Secara Online

Umumnya perusahaan memberikan pelatihan kepada karyawan baru dengan memberikan pelatihan melalui senior atau karyawan sebelumnya atau bisa juga dengan langsung bekerja sambil belajar. Pelatihan memang di butuhkan bagi seluruh karyawan baik karyawan baru maupun karyawan lama dengan tujuan untuk memingkatkan kemampuan dari karyawan tersebut. Namun sayangnya, perusahaan tidak benar – benar mampu melatih setiap karyawan secara individual dan menyeluruh. Dengan kemudahan teknologi saat ini bisa membantu perusahaan untuk melakukan training melalui metode eLearning.

Berikut beberapa point yang menjadi keunggulan untuk melakukan proses training secara online :

  • Menghemat waktu dan uang. Anda tidak perlu membuat program pembelajaran baru atau melibatkan karyawan lain untuk memberikan pelatihan bagi setiap karyawan baru.
  • Memberikan konsistensi informasi di seluruh perusahaan, meskipun itu adalah perusahaan besar dengan banyak cabang dan departemen. Anda dapat yakin bahwa setiap orang mendapatkan pelatihan yang sama.
  • Berlatih kapan saja, di mana saja. Karyawan baru dapat mengakses materi 24/7 dan bahkan mempelajari konten dan mengikuti kuis di perangkat seluler mereka.
  • Penyimpanan informasi jangka panjang. Banyak penelitian menunjukkan bahwa eLearning membantu karyawan mempertahankan pengetahuan ke tingkat yang lebih tinggi daripada dalam pengaturan tatap muka tradisional.
  •  “Pembelajaran yang dapat direplikasi dan diulang. Seperti mode pengiriman online dan elektronik lainnya seperti model / media 3D, simulasi imersif, dan VR, pelatihan online dapat direplikasi dan diulangi, sesuai kebutuhan, daripada menginvestasikan waktu, sumber daya, dan kemungkinan pendanaan tambahan ke dunia nyata, di- pelatihan orang.
  • Bersiap untuk hari ini dan masa depan. Pelatihan online dapat membantu mempersiapkan para profesional untuk menghadapi kerasnya pekerjaan di luar lingkungan kantor fisik.
  • Memungkinkan untuk kemungkinan modularitas. Dilakukan dengan baik, pelatihan online dapat terdiri dari berbagai komponen atau elemen modular yang lebih kecil yang berpotensi dapat dihapus, diedit, diperbarui, dan / atau diperluas, sesuai kebutuhan.

Dengan iSpring Suite authoring toolkit, Anda dapat membuat kursus menarik dan interaktif melalui kuis, screencast, dan bahkan simulasi dialog. Perangkat lunak ini memudahkan Anda untuk membuat   konten berkualitas baik dalam waktu sesingkat mungkin. Jika Anda memiliki slide PowerPoint warisan dengan kebijakan dan prosedur perusahaan, Anda dapat mengubahnya menjadi kursus interaktif dengan beberapa klik.

 
03 Aug 2020

Keuntungan Menggunakan Teknologi Learning Management System (LMS)

Saat ini banyak sekolah yang  melakukan pembatasan dalam proses belajar mengajar ,hal ini menjadi salah satu dampak dari adanya pandemi COVID-19 yang memaksa sekolah untuk beralih metode pembelajaran menggunakan teknologi. LMS adalah teknologi yang dapat menjadi pilihan untuk berlangsunganya proses belajar karena dapat membuat kelas virtual, penggunaan yang sederhana dan lebih interaktif. Berikut keuntungan menggunakan tekonologi LMS.

  1. Implementasi Mudah dan Terpusat LMS adalah teknologi yang mudah diterapkan di sekolah dan institusi. Teknologi ini juga dapat menggabungkan semua program akademik, panduan studi subjek, dan modul pelatihan sehingga memudahkan untuk mendistribusikan materi Anda. Semua materi eLearning dapat disimpan di satu lokasi jadi Anda tidak perlu menyimpannya  di perangkat lain seperti hardisk, CD atau penyimpanan lainnya. Keuntungan lainnya adalah kemudahan dalam membuat materi karena file tersimpan dalam satu tempat dan juga membantu Anda untuk meminimalkan resiko kehilangan data.
  2. Akses Mudah ke Konten eLearning Setelah konten ditambahkan ke LMS, peserta didik memiliki akses tanpa batas pada materi yang telah ditambahkan. Siswa dapat dengan mudah mengakses konten di perangkat apa pun dengan internet. Jadwal kelas tidak lagi terikat dengan waktu sekolah, sehingga nyaman bagi para guru dan siswa.
  3. Melacak Alur Pembelajaran Siswa LMS cloud akan membantu melacak kemajuan siswa dan memastikan bahwa mereka mengerjakan hal yang benar. LMS dapat membuat perbaikan yang diperlukan untuk konten eLearning dengan mengakses laporan pelajar, bahkan dapat membuat alur pembelajaran yang disesuaikan untuk setiap siswa berdasarkan kinerja mereka.
  4. LMS Menghemat Waktu Dan Uang Menggunakan LMS dapat mengurangi biaya pencetakan bahan studi,  membeli buku, menggunakan alat konferensi video online seperti Zoom, dan  penyewaan situs pelatihan online lainnya.
  5. LMS Dapat Diandalkan Dan Aman Menggunakan LMS jauh lebih aman karena Anda memiliki akses ke sistem dan terintegrasi secara fungsi seperti antivirus, antimalware dan IP blocker.

    iSpring LMS berbasis cloud memberdayakan guru & admin untuk mempermudah membuat dan melacak kursus berbasis web dengan cepat. Hasil pembelajaran mengunakan teknologi Learning Management System (LMS) dapat menjamin pemahaman yang lebih baik dan mampu meningkatkan kemampuan siswa menjadi lebih percaya diri.

13 Jul 2020

iSpring Page, Pembuat Materi Berbasis Cloud

Saat ini kami sangat bersemangat untuk mengumumkan layanan terbaru dari kami yaitu iSpring Page.  Layanan ini berbasis cloud untuk membuat microcourse langsung melalui browser Anda. Anda tidak perlu mengunduh atau menginstal apa pun dan semua yang Anda butuhkan untuk membuat kursus adalah koneksi internet. Layanan baru ini memperkenalkan cara yang lebih cepat dan lebih mudah untuk mengerjakan tugas tim Anda, karena para penulis dapat berkolaborasi dalam suatu kursus, seperti mengedit teks, menyesuaikan desain dan masih banyak lagi. Anda dapat mempublikasikan konten ke SCORM atau xAPI (Can Tin) lalu  mengunggah materi Anda ke LMS. Para peserta kursus juga dapat melihat materi kursus Anda di perangkat apa pun  seperti smartphone, tablet, atau laptop. Membuat Microcourses dalam Hitungan Menit   Microcourse adalah pembelajaran jangka pendek yang biasanya berfokus pada topic tertentu. Dengan menggunakan iSpring Page Anda dapat membuat kursus dengan cara yang mudah seperti membuat posting di media social. Cukup ketik atau salin teks yang telah Anda buat dan tambahkan gambar atau video dari Youtube untuk membuat kursus Anda lebih menarik. Terapkan tampilan atau tema yang menarik dan sesuaikan dengan  program studi Anda dengan memilih skema, warna dan font yang sesuai. Membuat bab untuk memudahkan para siswa dalam mencerna informasi menjadi lebih mudah dipahami. Untuk memastikan pengguna Anda mengambil bab dalam urutan yang benar, terapkan progress restrictions.   Microcourse biasanya berlangsung kurang dari 5-6 menit, pembelajaran dengan waktu singkat ini bagus untuk mempermudah  penyampaian materi agar bisa di pahami.  Jika topic Anda tidak tidak cukup dengan 5 – 6 menit, lebih baik Anda memilih informasi menjadi beberapa bagian (sub- bab) agar materi bisa tersampaikan dengan baik. Pemeriksaan Pengetahuan Untuk memastikan bahwa peserta memahami dengan baik , Anda dapat menambahkan pertanyaan tes ke kursus Anda. Hal ini dapat  membantu peserta untuk menyerap informasi baru dengan lebih baik dan memberi mereka kesempatan untuk menerapkan pengetahuan. Ada tiga jenis pertanyaan: pilihan ganda, respons ganda, dan jawaban singkat. Anda dapat memasukkan pertanyaan dalam kursus yang lebih banyak atau membuat kuis mandiri. Dengan membuat tes, kita dapat mengetahui umpan balik dari peserta untuk mengidentifikasi kesenjangan antara materi yang di sampaikan dengan pemahaman peserta dengan mengisi soal tes. Kursus Tunggal untuk Ponsel, Tablet, dan Laptop Kursus yang dibuat dengan iSpring Page beradaptasi dengan layar apa pun. Ini berarti Anda tidak perlu melakukan pekerjaan ekstra, mengubah konten secara manual untuk berbagai perangkat dan ukuran layar. Bagikan Kursus Anda Untuk membagikan materi Anda kepada peserta, publikasikan ke format SCORM atau xAPI. Lalu unggah ke LMS Anda, tetapkan ke pengguna, dan lacak kemajuan dan penyelesaiannya. iSpring page tersedia dengan berlangganan dan biaya hanya $ 97 / tahun untuk satu pengguna.  
22 Jun 2020

Panduan Membuat Materi Moodle dengan iSpring Free

Fitur utama yang di tawarkan oleh Moodle adalah pembelajaran online berbasis web atau sistem yang dibuat khusus untuk manajemen pembelajaran. Dengan maraknya pembelajaran e-learning banyak pengguna mencari aplikasi yang bisa membuat pelatihan atau materi pembelajaran mereka menjadi lebih interaktif dan menarik. Dengan iSpring Free Anda bisa membuat materi dengan mudah hanya dengan mengubah presentasi PowerPoint menjadi materi e-Learning. Dan itu tidak memerlukan biaya apapun, cukup publish materi Anda menjadi SCORM lalu unggah ke Moodle dan siap untuk digunakan.

  • Unduh dan instal iSpring Free. Perhatikan bahwa ini berjalan pada Windows, jadi Anda harus memiliki Microsoft Office untuk menggunakannya.
  • Untuk membuat kursus dari awal, buka iSpring Free dan klik New Course. Catatan: Ketika Anda membuka iSpring Free, itu hanya menjadi tab lain di bagian atas di PowerPoint. Tampilan yang bercampur dengan PowerPoint menjadikan iSpring mudah dan ramah pengguna. Dengan demikian, karena hampir semua orang telah menggunakan PowerPoint, penggunaan iSpring Free tidak memerlukan pelatihan secara khusus.
 

  • Isi slide Anda dengan teks, gambar, hyperlink, multimedia, dan grafik interaktif, sesuai kebutuhan.
  • Anda mungkin juga ingin memeriksa pengetahuan peserta didik setelah mereka mempelajari teorinya. Untuk tujuan ini, iSpring Free memungkinkan Anda untuk membuat kuis pilihan ganda, respons ganda, dan jawaban singkat interaktif hanya dalam hitungan menit. Klik Kuis pada toolbar iSpring Free dan pilih kuis bertingkat.
 

  • Kuis.
  • Pilih jenis pertanyaan dan isi templat dengan pertanyaan dan jawaban.
  • Jika perlu, sesuaikan pengaturan umpan balik untuk pertanyaan dan aktifkan percabangan jika Anda ingin peserta didik Anda pindah ke berbagai pertanyaan atau slide tergantung pada jawaban mereka.
  • Setelah Anda membuat konten dan slide kuis dan mengonfigurasinya dengan efek atau parameter yang diperlukan, Anda siap untuk mempublikasikan e-Learning Anda ke Moodle LMS. Klik Terbitkan pada bilah alat iSpring Free. Di jendela yang terbuka, pilih tab LMS → SCORM 1.2.
  • Klik Customize untuk mengonfigurasi informasi kursus dan pengaturan pelacakan Anda. Yang terakhir ini sangat penting untuk melacak hasil kuis peserta didik. Setelah masuk, Anda dapat menyesuaikan bagian Kemajuan dan Penyelesaian. iSpring Free menyediakan semua yang Anda butuhkan untuk membuat eLearning yang tangguh, interaktif, dan sesuai-Moodle. Tetapi jika Anda tertarik pada fitur yang lebih canggih, seperti narasi audio / video, simulasi percakapan, dan jenis pertanyaan kuis tambahan, maka Anda selalu dapat meningkatkan ke iSpring Suite.

    Setelah Anda menerbitkan modul pembelajaran Anda sebagai paket SCORM yang ramah-Moodle, Anda harus mengunggahnya ke platform. Untuk melakukan ini, buat kursus baru di Moodle menggunakan Administrasi Situs → Kursus → Tambahkan kursus baru dan isi info yang diperlukan.

    Kemudian klik Simpan & Tampilkan di bagian bawah halaman. Klik nama singkat kursus Anda di sebelah kiri dan pilih Tambahkan aktivitas atau sumber daya di bawah Topik 1: Pilih Paket SCORM dari menu pop-up dan klik Tambah: Masukkan nama untuk modul Anda dan unggah file ZIP yang dihasilkan iSpring di bagian Paket : Kemudian gulir ke bawah dan klik Simpan dan kembali ke kursus untuk kembali ke struktur kursus, atau klik Simpan dan tampilkan → Masuk untuk melihat pratinjau modul yang baru Anda unggah di Moodle : Dan, lihat, Anda baru saja mengunggah modul pembelajaran Anda ke portal pembelajaran Anda :
 
08 Jun 2020

Panduan Belajar di Era New Normal

Pandemi ini telah merubah banyak hal dalam kehidupan social masyarakat mulai dari cara berbisnis, cara bersosialisasi bahkan cara belajar.  New Normal menjadi istilah baru yang sedang diterapkan untuk menghadapi pandemi ini, perubahan yang terjadi banyak merubah sistem menjadi berbasis online termasuk dalam dunia pendidikan.   Semua orang mengalami kesulitan dalam menghadapi pandemi ini, namun manusia akan selalu mencari jalan keluar, webinar menjadi pilihan konten yang sering digunakan dalam dunia pendidikan ataupun bisnis. Banyaknya orang bekerja dan belajar dari rumah kadangkala tidak ada batasan yang jelas antara waktu kerja dan waktu pribadi. Berikut 5 panduan yang akan membantu Anda untuk melakukan aktivitas dari rumah di era “ New Normal” yang berlaku saat pandemi.
    1. Pelatihan Online Secara Virtual Dapat Menjadi Opsi

      Dengan berjalannya waktu kebanyakan orang akan menginvestasikan kekayaan mereka untuk pengembangan diri. Mereka memilih untuk mengikuti kursus dan akan mencari kursus yang singkat karena dua alasan. Yang pertama adalah karena tidak ada yang tahu berapa lama bekerja dari rumah akan terus berlanjut, dan yang kedua  kursus online bisa dilakukan secara singkat dan memungkinkan peserta untuk menyelesaikan banyak kursus dengan jumlah waktu yang ditentukan.

    2. Konsep Pelatihan Akan Berubah

      Metode sebelumnya 70% orang akan menggunakan format offline dan sisanya secara virtual, namun sekarang skenarionya akan dibalik. Pembelajaran online akan memakan lebih dari 70% dan sisanya menjadi offline. Dengan demikian kursus online perlu menyiapkan lebih rinci dalam pengunaannya dan membantu pengguna menavigasi dengan mudah melalui kursus online.

    3. Penggunaan Sistem LMS

      eLearning akan menjadi norma baru untuk pengalaman belajar. Harus ada cukup tenaga kerja atau kemampuan LMS untuk menangani semuanya. Dengan demikian, LMS harus siap untuk menangani beban kerja yang sangat besar dan lalu lintas yang mungkin terjadi.

    4. Perekrutan dalam Jumlah Besar

      Setelah pandemi berahir akan ada daftar besar rekrutmen baru yang diperlukan untuk mengisi posisi karyawan yang di PHK. Para perekrut akan melakukan pelatihan untuk melatih para pekerja baru, melakukan ini secara online adalah cara terbaik daripada menjadwalkan kelas  offline. Selain itu, kelas penjadwalan offline akan menggunakan sumber daya yang tidak perlu, dan ini dapat dihindari jika penjadwalan dilakukan secara online.

    5. Media Pelatihan akan Menjadi Baru

      AR (Augmented Reality) / VR (Virtual Reality) akan menjadi entitas yang tersebar luas dalam waktu dekat. Konsep ini bertujuan untuk merangsang persepsi dan indera dari penggunanya, media ini dapat digunakan untuk pelatihan berbasis keterampilan untuk mensimulasikan lingkungan yang identik untuk penjualan atau topik kompleks lainnya yang membutuhkan pelatihan langsung yang tepat. Jenis konten ini akan memungkinkan pelatih untuk memilih pengalaman daripada gaya konten lainnya.

Sebagian besar petunjuk dan pedoman yang disebutkan di sini dapat membantu Anda beradaptasi dengan New Normal dan membuat perubahan yang diperlukan agar bisnis Anda terus berkembang dan pelajar Anda selalu puas dengan pengalaman mereka.

iSpring Learn adalah salah satu platform LMS yang membantu perusahaan Anda untuk menciptakan lingkungan belajar online. Siswa dapat berkolaborasi, mengambil kursus, dan mengakses kursus di mana saja menggunakan iSpring Learn.

   
26 May 2020

Rekomendasi 5 Aplikasi eLearning Gratis

Apakah anda sedang mencari aplikasi gratis yang dapat membantu anda untuk membuat materi eLearning ? Mungkin saat ini anda sedang kebingungan mencari aplikasi yang sesuai dengan budget anda atau mungkin yang tidak berbayar. Kami telah mencari dan merekomendasikan 5 aplikasi eLearning gratis yang bisa anda gunakan dan di sertai dengan  penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing – masing aplikasi, selamat mencoba.
  1. iSpring Gratis iSpring Free adalah tools yang ramah pengguna, berfungsi untuk  membuat kursus berbasis slide dan kuis interaktif. Jika Anda memiliki presentasi yang sudah jadi, Anda bisa mengubahnya menjadi kursus online dalam beberapa klik dengan menggunakan PowerPoint yang sudah terinstall iSpring. Saat mengonversi, ia mempertahankan semua animasi, pemicu, dan transisi PPT utuh.

    Semenjak komunikasi berbasis online menjadi familiar, membuat kursus secara online juga menjadi  mudah : cukup isi slide dengan teks gambar, video dari youtube dan objek dari web atau dari Wikipedia. Selain itu juga terdapat tiga jenis pertanyaan untuk membuat penilaian bagi peserta didik : pilihan ganda, respon ganda dan jawaban singkat. Menarikanya lagi anda dapat mengatur umpan balik, jumlah upaya dan batas waktu saat pengerjaan soal.

    Konten yang dibuat dengan iSpring Free secara otomatis beradaptasi dengan semua perangkat dan tampak hebat di layar apa pun, termasuk PC, Mac, tablet, dan telepon pintar.

  2. IsEazy isEasy adalah tools berbasis cloud lainnya. Tools ini juga mudah dalam penggunaannya, jadi pengguna tidak memerlukan waktu yang banyak atau mengadakan pelatihan untuk mempelajari aplikasi ini. Paket harga gratis, serta paket berbayar, memungkinkan Anda membuat kursus berbasis slide dengan menggunakan template yang sudah jadi yang dapat Anda isi dengan teks, gambar, video, dan audio. Tools ini juga memungkinkan Anda untuk menambahkan dan menyesuaikan elemen interaktif seperti kuis interaktif, jadwal, katalog, interaksi proses, dan banyak lagi.

    Tetapi meskipun set fitur yang beragam dan kemudahan penggunaan, versi gratis isEazy memiliki keterbatasan yang signifikan. Tools ini membatasi penggunaannya pada 3 proyek eLearning dan memberikan batasan 0,3 GB pada ruang untuk kursus. Jika anda ingin menambah kapasitas penyimpanan atau menambah pengguna maka anda perlu untuk mengupgrade menjadi paket berbayar.

  3. Adapt Adapt adalah tools open-source yang di rancang untuk pembuatan kursus cepat. Kursus yang dibangun dengan Adapt memberikan pengalaman seperti halaman web yang bergulir secara vertikal, tidak terbalik seperti slide. Namun tools ini tidak mendukung bentuk percabangan dan cakupan animasi yang sangat terbatas, sehingga hanya cocok untuk mereka yang ingin membuat kursus membaca panjang dengan ‘navigasi linier.’

    Secara keseluruhan, inti dari tools ini sudah cukup untuk membuat kursus online yang sederhana, Anda dapat meningkatkan pengalaman pelajar dengan menginstal tambahan Adaptasi plug-in yang dapat membantu Anda untuk membuat konten Anda sendiri.

  4. H5P H5P adalah alat berbasis cloud open-source yang memungkinkan Anda membuat konten HTML5 eLearning dan menerbitkannya di platform populer seperti WordPress, Moodle, atau Drupal. Konten juga dapat ditambahkan ke LMS yang mendukung integrasi LTI.

    H5P bersifat modular, ada banyak jenis konten dan aplikasi yang tersedia untuk digunakan tanpa keterampilan teknis yang diperlukan. Ini termasuk video interaktif, presentasi HTML5, skenario percabangan, kuis, kartu flash, dan banyak lagi. Namun, alat ini sangat terbatas sejauh menciptakan proyek eLearning yang kompleks dan disesuaikan.

  5. CourseLab CourseLab versi 2.4 adalah perangkat lunak gratis lainnya untuk membuat kursus eLearning interaktif yang dapat dipublikasikan ke web atau LMS.Seperti banyak tools lainnya, ini memungkinkan Anda untuk membuat konten dalam model WYSIWYG.

    Namun, antarmuka terlihat agak ketinggalan jaman dan tidak terlalu intuitif, sehingga CourseLab bisa di katakan cukup rumit untuk digunakan para pengguna dan pengembang non-teknis.

11 May 2020

Mudah Membuat Soal Online dengan iSpring

Pada artikel ini, kami akan memberikan cara untuk membuat soal online dengan pertanyaan berurutan menggunakan aplikasi iSpring QuizMaker. Cara membuat soal pertanyaan secara berurutan :
  1. Unduh iSpring QuizMaker secara gratis dan pasang di komputer Anda.
  2. Klik ikon iSpring QuizMaker di desktop Anda untuk menampilkan aplikasi dan pilih Graded Quiz
  3. Klik menu Question dan pilih Sequence
  4. Masukkan teks pertanyaan pada kolom
  5. Tambahkan pilihan jawaban dengan urutan yang benar Catatan: iSpring QuizMaker mengacak pilihan jawaban secara otomatis.
  6. Tetapkan aturan untuk pertanyaan. Di Slide Properties, Anda dapat menentukan skor, batas waktu dan nilai yang akan anda berikan kepada peserta kuis. Anda juga bisa memberikan nilai berdasarkan jawaban yang mendekati benar atau tidak. Ada pengaturan umpan balik default pada Feedback and Branching, dan  Anda bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan, jika diperlukan. Peserta didik akan mengetahui jika Anda memberikan umpan balik terperinci untuk setiap pilihan jawaban yang telah dipilih dan ini akan membuat kuis lebih menarik. Pilih aturan penilaian untuk jawaban yang benar dan salah atau bahkan untuk upaya yang berurutan, jika Anda mengizinkan beberapa upaya. Catatan: Anda dapat mengatur kuis untuk memberikan poin negatif (penalti) untuk jawaban yang salah.
  7.  Setelah semua pengaturan pertanyaan diterapkan, Anda dapat menambahkan kuis Anda dengan media dan memoles desain slide. Untuk menambahkan gambar, buka tab Slide View, klik Insert pada toolbar, dan pilih Picture : Sekarang, buka tab Design untuk menerapkan tema atau format latar belakang. Untuk melihat bagaimana slide akan terlihat dalam kuis yang sudah jadi, ketuk tombol Preview : Dengan opsi ini Anda dapat melihat bagaimana pertanyaan anda akan terlihat pada perangkat yang berbeda.
  8.  Sekarang, publikasikan kuis Anda. Anda dapat memilih dari beberapa cara untuk melakukan ini, tergantung pada kebutuhan Anda. Jika Anda ingin mempublikasikan tes Anda untuk situs web atau blog, output HTML5 tepat untuk Anda. Pertama, klik tombol Publish : Di tab My Computer, tambahkan nama kuis dan lokasinya dan klik Publish.   Anda juga dapat memilih dari tujuan penerbitan lain: LMS, iSpring Learn LMS, iSpring Cloud, atau dokumen Word, jika Anda ingin mencetak kuis Anda. Selamat, soal online Anda siap digunakan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang ide kuis dan soal online menggunakan aplikasi iSpring baca posting kami tentang jenis pertanyaan kuis.  
 
27 Apr 2020

Strategi E-Learning yang Efektif

Pilih perangkat lunak Anda

Saat anda ingin memberikan materi atau pelatihan jarak jauh kepada karyawan, anda akan mempersiapkan materi atau kebutuhan yang akan di gunakan untuk karyawan anda. Kemudahan teknologi saat ini memudahkan kita dalam  membuat materi pembelajaran jarak jauh atau yang biasa disebut dengan eLearning. Sebagai referensi berikut strategi E-Learning yang efektif dengan  beberapa tools yang bisa mendukung anda dalam membuat materi pelatihan.

  1. Sistem manajemen pembelajaran (LMS) LMS (Learning Management System) dapat menjadi pilihan karena sistem ini dapat digunakan untuk memantau karyawan, menyimpan catatan, memberikan penilaian dan melakukan pelatihan jarak jauh. Di bawah ini akan di jelaskan beberapa pertanyaan yang mungkin muncul di benak anda :Apakah anda menginginkan kelas pelatihan yang terorganisir sesuai dengan jadwal?Jika iya, LMS seperti iSpring dapat anda review karena ia memiliki fungsi kalender yang mudah digunakan, seperti membuat penjadwalan kelas virtual, check – in informal, penilaian sesuai jadwal, dan masih banyak lagi. Apakah anda memerlukan konferensi video? Jika anda memerlukan konferensi video, anda membutuhkan LMS yang terintegrasi dengan platform web online seperti Zoom. iSpring learn terintegrasi dengan Zoom untuk mengadakan pertemuan video sebagai bagian dari program eLearning. Apakah anda perlu membuat konten di LMS anda ? Jika kecepatan menjadi fokus anda dalam membuat materi, iSpring Learn memiliki tools bawaan yang memungkinkan anda membuat materi dengan cepat, dengan menyertakan ilustrasi, kutipan, dan video. Bagi anda yang ingin membuat konten yang interaktif dan menarik, iSpring Suite juga terintegrasai dengan toolkit authoring iSpring Suite.
  2. eLearning authoring tool Apabila anda membutuhkan tools yang mudah digunakan dengan  hasil yang maksimal, anda dapat mencoba iSpring Suite. iSpring menawarkan banyak cara untuk membuat pelatihan interaktif dengan kuis, simulasi dialog dan interaksi yang mudah di buat langsung. Anda juga dapat dengan mudah menggunakan kembali konten yang ada dari presentasi sebelumnya, seperti dalam bentuk dokumen, PDF dan video yang dapat di ubah menjadi konten E-Learning lengkap hanya dengan beberapa klik.

Perancanaan Pra- Pelatihan

Pelatihan jarak jauh anda akan menjadi lebih produktif ketika anda meluangkan waktu untuk menjelaskan bagaimana proses pelatihan jarak jauh yang akan anda terapkan. Dengan penjelasan di awal dapat meminimalisir permasalahan yang terjadi ketika pelatihan jarak jauh di lakukan.

Berikan Jadwal Pelatihan yang konsisten

Ketika Anda memberikan jadwal yang konsisten dan transparan, pengguna akan lebih cenderung memprioritaskan pelatihan dan meluangkan waktu dalam jadwal mereka untuk itu. Ini sangat penting untuk pembelajaran jarak jauh, karena pembelajaran juga memerlukan lingkungan rumah yang sesuai dan koneksi Internet. Untuk mengelola semua kegiatan pelatihan secara keseluruhan, sebaiknya gunakan kalender LMS seperti yang ada di iSpring Learn.

Kalender acara di iSpring Learn LMS

Buat Koneksi dengan Trainee Jarak Jauh

  Walaupun anda terpisahkan oleh jarak, tidak menjadi alasan untuk bisa mengenal mereka lebih dekat, namun akan ada beberapa hal yang menjadi tantangan yang anda hadapi, seperti  :
  • Atur persyaratan pelatihan sebelumnya : Pastikan sebelumnya apakah semua peserta didik Anda siap untuk mengikuti pelatihan yang akan Anda sediakan.
  • Kirim pemberitahuan: Gunakan pemberitahuan email, undangan, dan pengingat untuk memastikan peserta mengingat dan merencanakan pelatihan pada waktu yang tepat.
  • Kenali audiens Anda: Pelajari detail pribadi yang mungkin bisa membuat diskusi anda menjadi menarik, seperti di mana semua orang berada atau apa nama panggilan mereka.  Buat suasana yang menyenangkan dengan perkenalan kelas.Pertimbangkan untuk menyiapkan halaman sosial tempat peserta dapat berinteraksi sebelum kursus dimulai.

Tips: Pelajar Anda mungkin sudah menggunakan media sosial seperti Facebook dan Twitter – mudah untuk membuat ‘halaman’ atau ‘grup’ untuk mereka dan menghubungkan semua orang bersama-sama.

Jangan Abaikan, Pentingnya Pasca Pelatihan

Sama pentingnya dengan pra-pelatihan,  pasca-pelatihan membantu karyawan jarak jauh untuk memperluas dan mengembangkan pembelajaran pada waktu yang mereka pilih sendiri. Bahkan dengan perencanaan yang tepat, terkadang pelatihan jarak jauh dilakukan dengan terburu-buru, tidak diprioritaskan, atau mengalami kesulitan teknis. Pasca-pelatihan harus mengambil  sumber daya bermanfaat yang membantu karyawan menerapkan apa yang mereka pelajari. Kirim bahan yang bisa memberikan bagaimana hasil yang terlihat seperti ketika menerapkan konsep-konsep yang baru dipelajari. Selama sesi, pertimbangkan untuk menggunakan layar berbagi dan merekam untuk membuat arsip video pelatihan yang dapat diberikan kepada karyawan yang mungkin tidak dapat menghadiri sesi pelatihan.