Tag Archives: Video Pelatihan

31 Jan 2019

Tips Membuat Video Pelatihan

tips-membuat-video-pelatihan
  1. Connecting

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah terhubung dengan audiens. Cara terbaik  dengan menggunakan video “talking head”, atau video anda yang sedang mengajar. Ketika pelajar mampu menyaksikan anda mengirimkan konten secara pribadi, mereka akan lebih mudah membangun koneksi dengan anda sebagai instruktur. Pemakaian bahasa harus disesuaikan dengan karakter audiens. Oleh karena itu anda harus mempelajari siapa audiens anda guna menentukan gaya bahasa seperti apa yang harus digunakan dalam memberikan instruksi agar lebih mudah dipahami. Tampil dalam video, penampilan adalah faktor terpenting untuk membangun reputasi anda di depan para audiens. Berpenampilan formal atau non formal tetap harus menyesuaikan karakter audiens. Hindari kesalahan dalam mengenakan kostum di depan audiens. Cara lain untuk membangun koneksi peserta didik adalah dengan memberikan materi tambahan secara berkala selama kursus berlangsung. Berikan kuis, latihan, dan pertanyaan pemikiran. Dengan begitu, peserta didik dapat terlibat lebih jauh dengan materi yang anda sampaikan.
  1. Preparing

Pelatihan melalui video memerlukan persiapan yang berbeda daripada pelatihan secara langsung. Pertama, anda harus memutuskan menggunakan teks atau tanpa teks dalam menyampaikan materi. Apabila anda menggunakan teks, anda harus membacanya dengan keras dan jelas. Dan kalau tidak menggunakan teks, anda harus melakukan latihan sebelumnya untuk menghindari kesalahan dalam penyampaian materi. Gaya berbicara sangat penting, untuk itu perlu latihan dan persiapan sebelum proses perekaman audio. Perhatikan kalimat dan nada bicara anda, kepercayaan diri, jangan terlalu agresif dalam menyampaikan materi dan jangan terkesan membosankan.  Setelah semuanya sudah terpenuhi, saatnya anda melakukan rekaman audio. Selanjutnya adalah persiapan audio. Para ahli mengatakan kualitas audio lebih penting daripada kualitas video. Untuk mendapatkan kualitas yang bagus, anda harus menggunakan jenis mic yang bagus pula. Selain itu, tentukan lokasi yang tepat dalam merekam audio. Hindari terjadinya gema suara atau suara latar yang tidak perlu. Gunakan pula software pengedit audio yang bagus guna memaksimalkan kualitas.
  1. Less is More

Durasi video harus relatif lebih singkat, yaitu antara 2 – 9 menit, dan tidak lebih dari 20 menit. Selain itu, susun kalimat anda dengan baik, jangan menggunakan istilah-istilah yang dipersingkat. Berbicaralah dengan nada yang jelas.
  1. Addres Short Attention Span

Ibaratkan anda sedang menonton video di Youtube. Tentunya anda tertarik dengan video hiburan atau video lucu. Sesekali sisipkan lelucon saat anda menyampaikan materi. Hal ini bertujuan untuk mencairkan suasana agar audiens tidak merasa bosan.   Selanjutnya, gunakan gerakan tubuh dalam penyampaian materi. Tapi sesuaikan gerakan dengan setiap point yang anda sampaikan. Tujuannya adalah untuk memberikan ilustrasi dari materi yang anda sampaikan.