07 Jun 2022

Ide Konten Menarik untuk Materi eLearning

aplikasi LMS
Seperti produk digital lainnya, pembelajaran membutuhkan investasi waktu dan energi untuk menghasilkan pelajar yang dapat di berdayakan, saling terhubung dan loyalitas dengan perusahaan. Menurut survei melalui Linkedin 94% pekerja akan lama dengan perkerjaannya jika perusahaan berinvestasi dalam pengembangan profesional terhadap kemampuan pegawai.Ketika pegawai loyal terhadap perusahaan, hal ini akan menstabilkan tim dan menghemat biaya pergantian tim dalam perusahaan. Perkerja yang disiapkan dengan keahlian akan memberikan kinerja yang lebih baik dan lebih produktif. Ini adalah salah satu alasan mengapa investasi dengan menggunakan aplikasi eLearning dapat memberikan keuntungan bagi orang-orang dan perusahaan. Artikel ini akan membantu Anda untuk memberikan Ide Konten Menarik untuk materi eLearning.

Membuat Konten Berdasarkan Bidang Usaha

Sebuah organisasi nirlaba yang memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang dalam keadaan krisis memiliki kebutuhan eLearning secara kustom. Audiensnya yang terdiri dari manajer, sukarelawan, dan staf perlu mengetahui bagaimana menanggapi krisis dengan sumber daya yang minimal—tanpa membahayakan diri mereka sendiri atau orang lain. Dengan menggunakan eLearning dapat mempersiapkan tenaga ahli yang respon terhadap bahaya di kehidupan nyata tanpa membahayakan mereka secara nyata.Solusinya: buatlah simulasi eLearning yang dapat di akses di smartphone. Buatlah konten pembelajaran yang memberikan pengarahan dan aksi mengenai krisis yang sedang terjadi. Kemudian, minta mereka untuk memilih langkah selanjutnya dari tampilan seluler yang disimulasikan. Seperti, haruskah mereka memeriksa pesan mereka, membaca berita, memindai media sosial, atau menelepon?Berikan waktu dalam pengerjaan tugas untuk mendorong mereka Ketika mengambil terlalu lama tindakan atau pilihan akan menempatkan mereka atau seseoarang dalam bahaya. Kedekatan simulasi membuat pembelajaran mudah diingat dan memperkuat kebutuhan untuk mendapatkan tanggapan yang benar.Jika ada yang benar-benar salah, pelajar diminta untuk memulai kembali—tanpa membahayakan manusia yang sebenarnya.Artikel terkait : Penggunaan mobile learning sebagai media pembelajaran online

Konten yang membangun empati untuk pelanggan

Sebuah lembaga keuangan terkemuka ingin mempersiapkan sebagian besar Generasi saat ini untuk menjadi teller, bankir, manajer, dan rekanan pusat panggilan yang terhubung dengan pelanggan dari semua lapisan masyarakat. Meskipun para profesional perbankan ini mewakili berbagai latar belakang dan keadaan, banyak yang belum mengalami situasi kehidupan yang dihadapi pelanggan mereka, seperti pensiun, pernikahan, perceraian, keputusan bisnis besar, atau pembelian rumah dalam jumlah besar. Tim L&D organisasi ingin anggota tim perbankan mereka ikut memahami situasi dan posisi pelanggan mereka dan bersenang-senang dalam prosesnya.Solusinya: buatlah  serangkaian simulasi dengan tiga karakter yang sangat berbeda menggunakan Dialog Simulasi – iSpring Suite. Semuanya memiliki latar belakang, kemampuan, sejarah, sumber daya, dan prioritas yang sangat berbeda. Karakter yang beragam ini mewakili jangkauan nasabah mereka dan membantu pelajar mendapatkan keakraban dengan produk dan layanan perbankan yang memenuhi kebutuhan mereka.Peserta didik bertemu setiap karakter di masa dewasa muda paruh baya dan tahun-tahun senior. Selama setiap simulasi selama satu jam, pelajar membuat keputusan hidup yang memengaruhi kesehatan finansial karakter.Sama seperti dalam kehidupan nyata, kejadian tak terduga seperti penyakit, kecelakaan, dan PHK muncul di setiap simulasi. Tantangan-tantangan ini membantu pelajar berempati dengan pelanggan yang menghadapi situasi ini—dan menunjukkan kepada mereka bahwa kepuasan hidup dan kesuksesan finansial dapat berubah dalam sekejap.

Konten yang Selaras Antara Teori dan Praktek

Kami semua berbelanja secara online untuk penawaran yang terbaik dan pakar pemasaran ingin membantu pelanggan berbelanja lebih cerdas dengan menawarkan pengalaman eCommerce yang mulus di semua situs mitra dan aplikasi selulernya untuk mendorong penjualan dan pertumbuhan. Untuk memenuhi tujuan itu, merek perlu meningkatkan tenaga penjualan globalnya dalam konsep dan strategi eCommerce.Tim L&D memulai program peningkatan keterampilan dengan tiga level konten siap pakai yang berkualitas tinggi: dari konsep dan metode eCommerce dasar hingga proyek akhir, yang meminta peserta didik untuk membuat strategi eCommerce mereka sendiri.Tim marketing ingin memberikan pemahaman yang kuat tentang eCommerce kepada pelajar tetapi tim L&D menemukan bahwa pelajar membutuhkan lebih banyak bantuan untuk menerapkan konsep inti eCommerce ke akun mereka sendiri. Team ingin membantu pelajar menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik : kasus yang sempurna membuat ide konten eLearning yang menarik.Solusinya: Buatlah setidaknya lima modul pelajaran eCommerce interaktif yang ditargetkan untuk bisnis, budaya, dan strategi penjualannya. Konten pembelajaran ini menampilkan secara visual, interaktif, dan bercerita untuk melibatkan pelajar dan memicu pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana menerapkan strategi eCommerce.

prediksi macau

top1toto

top1toto

top1toto

okbtogel

okbtogel

okbtogel

okbtogel

w88

asustogel

kartutoto

slot mania

top1toto

top1toto

top1toto

top1toto

kartutoto

kartutoto

kartutoto

togelbig

togelbig

okbtogel

okbtogel

okbtogel

hujantoto

hujantoto

gcr4d

kolam4d

topjitu

wifitoto

wifitoto

wifitoto

epictoto

epictoto

pttogel

pttogel

cuan123

KARTUTOTO